Ikan Putih Perlu Ditangkar

PINANG BELAPIS, BE – Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong yang terkenal dengan kuliner ikan putih asap di masa mendatang bisa hanya tinggal cerita. Pasalnya ikan putih di daerah itu saat ini sudah semakin berkurang bahkan terancam punah.
Sebab itu Camat Pinang Belapis, Rahmandani SSos mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk melakukan penangkaran ikan putih supaya menjaga kelestarian ikan tersebut.

“Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Perikanan Lebong mengenai rencana adanya penangkaran benih ikan putih. Karena seperti di Desa Air Putih Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis ini, masih ada ikan putihnya, namun itu juga populasinya sangat terbatas,” kata Rahmandani.

Menurutnya, Kades Sungai Lisai siap melakukan penangkaran bibit ikan putih dan mengembangkannya di desa tersebut, jika memang ada bantuan bibit ikan dari pemerintah.

Bantuan 10 Unit Alat Pengasapan
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Bismalinda saat dikonfirmasi wartawan mengenai penangkaran ikan putih tersebut, mengatakan, jika memang ikan putih yang ada di Kabupaten Lebong sudah terancam punah, maka untuk melestarikannya akan dilakukan deomisikasi di Danau Tes, sehingga ketersediaan ikan putih dapat terjaga.
Sedangkan untuk peningkatan pendapatan masyarakat akan diganti dengan pembudidayaan kolam ikan lele dan dijadikan ikan lele asap. Bahkan jika tidak ada kendala tanggal 13 Desember mendatang akan dibagikan 10 unit alat pengasapan ikan yang akan dibagikan pada hari Nusantara.

“Untuk Kecamatan Pinang Belapis ini, bagaimana supaya ikan putih tersebut tidak punah, maka akan kita ganti komoditasnya dengan ikan lele. Kita jadikan ikan lele menjadi ikan asap. Sehingga dapat menjadi sumber peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.
Supaya ikan budidaya ikan lele itu sukses, Bismalinda mengatakn, pihaknya melatih kembali SDM-nya terkait cara pengolahan budidaya ikan yang baik dan benar. (777)