IDI Bengkulu Tunggu Sikap KIDI Pusat Soal Penarikan Dokter Internship di RSUD Lebong

dr Agus Wiyono Wakil Sekretaris IDI Wilayah Bengkulu
dr Agus Wiyono Wakil Sekretaris IDI Wilayah Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bengkulu sudah mengirim surat ke Komite Iternship Dokter Indonesia (KIDI) pusat terkait rencana mereka yang ingin menarik semua dokter internship di RSUD Lebong. Wakil Sekretaris IDI Bengkulu, dr Agus Wiyono mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu balasan berupa surat rekomendasi dari KIDI.

“Kami (IDI) sifatnya hanya meminta dan mengusulkan kepada Komite Iternship Dokter Indonesia (KIDI) pusat,” ungkap dr Agus, Jumat (29/09/2017)

Masih menurut dr Agus, kebijakan menarik dokter internship merupakan wewenang dari KIDI bukan IDI. Di kasus ini IDI hanya mendampingi saja.

“Keputusan akhir disetujui atau tidak tergantung dari KIDI Pusat. Namun sampai saat ini belum ada keputusan itu,” tambahnya.

Hasil keputusan tersebut, lanjut dr Agus, juga masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh tim advokasi yang sudah diterbangkan ke RSUD Lebong.

“Saat ini tim advokasi KIDI memang sudah kembali lagi ke Jakarta, namun hasil keputusan itu belum disampaikan,” jelasnya lagi.

Rencana penarikan dokter internship ini berawal dari dugaan kasus kekerasan terhadap salah satu dokter di RSUD Lebong. IDI khawatir kasus yang dilakukan oknum pejabat setempat dapat mempengaruhi proses internship dokter lainnya. (Dil)

Baca Juga Pengacara Ketua DPRD Lebong; IDI Bengkulu Sudah Kelewatan