Ibu Tidur Digorok, Ayah Sholat Ditikami

TAKENGON – Entah setan apa yang merasuki jiwa Sukurdi (35). Pemuda gila ini tega membantai kedua orangtua kandungnya, kemarin malam sekira pukul 19.30 WIB. Sang ibu tewas dengan kondisi leher nyaris putus digorok. Sementara ayahnya sekarat usai tubuh dicabik-cabik parang.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Kampung Lukup Sabun Barat, Kute Panang, Aceh Tengah. Adalah Farida Inen Jawir (50) meregang nyawa setelah tengkuknya dipenggal putra bungsunya. Termasuk sang suami, Ilyas Cibro (65) sekarang dalam keadaan kritis di RSU Datu Beru, Takengon.

Sukurdi disebut-sebut mengalami gangguan mental alias gila, pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Hal ini dibenarkan sumber dihimpun Metro Aceh, mengatakan bahwa pelaku mengalami stres sejak tamat sekolah. Ia menggorok leher Farida yang sedang terbaring di kasur ruang dapur, karena lumpuh sejak empat tahun lalu.

Setelah menghabisi ibundanya, ia pun melangkah ke arah Ilyas yang lagi sholat di kamar. Di ruangan itu, selanjutnya parang disabetkan ke arah kepala si ayah, tubuh dan telinga serta tangan korban.

Mendapat serangan mendadak, Ilyas sontak terkejut. Ia pun sempat terjerembab dengan keadaan luka parah dan bersimbah darah. Namun dengan sisa tenaga yang ada, pria uzur ini bangkit dan lari keluar rumah. Setiba di depan kediaman tetangga, ia berteriak minta tolong lalu menyebut Sukurdi sebagai pelaku.

Warga sekitar mendadak gempar, selanjutnya membawa orangtua malang tersebut ke rumah sakit. Tak mau bertindak gegabah, petugas kepolisian segera dihubungi.

Secara bersama-sama menyisir gampong hingga dua jam lamanya. Karena tak kunjung ditemukan dan menduga pelaku sudah keluar desa, masyarakat kembali mendatangi tempat tinggal korban bersama sang anak gila tersebut. Ketika sampai di TKP, suasana terlihat gelap dan tak satupun lampu menyala. Pintu lantas didobrak dan seluruh ruangan disisir, hingga Sukardi ditemukan sedang duduk termenung di dalam kamar. Pemuda stres ini langsung diringkus dan diboyong ke kantor polisi.

Tapi pemandangan mengerikan terlihat di bagian dapur. Karena jasad Farida dengan kondisi leher nyaris putus akibat luka gorok benda tajam. Tak ingin berlama-lama, mayat korban dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.

Dari hasil visum rumah sakit Takengon, Ilyas Cibro saat ini terbaring lemah. Ia mengalami beberapa luka sobek dibagian atas telinga kiri, sampai pipi kiri dengan kedalaman 10 cm. Luka koyak dibagian kepala atas ukuran 1 cm x 0,5 cm. Kemudian luka bacok dibagian dahi kiri ukuran 3cm x 0,5 cm, luka sobek penggelengan tangan, punggung jari, telunjuk sebelah kiri dengan kedalaman 2 cm x 09,5 cm.

Terkait kejadian ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan tersangka. Namun hasil pemeriksaan petugs mengalami kesulian. Pasalnya, Sukurdi memberi penjelasan yang berbelit-belit.

“Kita sudah olah TKP dan amankan tersangka dari lokasi kejadian. Sedangkan parangnya sudah dibersihkan, pasca dipakai membantai kedua orang tuanya. Kasus turut ditangani Polsek Kute Panang. Untuk sementara Sukurdi mengakui perbuatannya,” Kata KBO Reskrim Aceh Tengah.(ron/yus)