Ibu Muda Tewas Tergantung

Ary, Evakuasi mayat gantung diri (1)CURUP, BE – Warga di kawasan RT 8/3 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Curup Tengah, Kamis (5/11), sore sekitar pukul 16.00 WIB mendadak heboh.

Pasalnya salah satu warga di kawasan tersebut ditemukan tewas diduga karena gantung diri.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, korban diketahui berinisial De (16), warga setempat.

De pertama kali ditemukan oleh sang suami, Ze (18), saat pulang dari pasar untuk berjualan. Ze dikejutkan karena melihat tubuh korban dalam kondisi tergantung menggunakan sehelai selendang di bagian dapur korban.

“Kita tadi mendapat laporan sekitar pukul 16.00 WIB, saat kita datang tubuh korban sudah diturunkan dan dalam dekapan suaminya,” jelas Ketua RT 8/3 Kelurahan Adirejo, Ali Maddi.

Menurut pria yang akrab disapa Mang Midun tersebut, diduga karena panik dan berharap nyawa sang istri bisa diselamatkan, Ze langsung menurunkan tubuh sang istri yang diduga sudah tidak bernyawa lagi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, korban bersama sang suami tinggal di kontrakan milik nenek korban. Mereka baru tinggal di kontrakan tersebut baru empat hari, meskipun sebelumnya mereka masih tinggal di kawasan RT yang ia pimpin.

“Untuk penyebab pasti korban nekat menggantung diri kita tidak tahu, karena tadi kita tahu dapat laporan gantung diri,” tambah Mang Midun.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari sejumlah warga yang cukup ramai melihat keadaan korban, diduga kuat korban meninggal dunia karena ada masalah dengan sang suami.

Bahkan ada warga yang melihat korban dan sang suami terlibat keributan. Selain itu sebelum meninggal korban juga menuliskan pesan pada sebuah buku. Menurut informasi yang beredar di dalam buku tersebut korban mengeluhkan rasa tertekan lantaran sering dimarah sang suami.

Selain itu korban juga mengaku dalam kondisi hamil setelah mereka menjalani pernikahan sekitar tiga bulan yang lalu.

Di sisi lain, pasca ditemukannya korban yang diduga tewas karena gantung diri, tim identifikasi Polres Rejang Lebong langsung turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jasad korban ke RSUD Curup untuk menjalani visum guna mengetahui pasti penyebab meninggalnya korban.

“Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan masih menunggu proses visum,” ungkap Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIk melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar, SH didampingi Kanit Pidum Ipda Cresida Renggi.

Terkait dengan surat yang ditulis korban sebelum meninggal, Cresida mengaku pihaknya memang mendapati surat tersebut. Hanya saja ia masih enggan memberikan keterangan terkait dengan isi surat, karena selain masih dalam proses penyidikan pihaknya juga akan memastikan terlebih dahulu bahwa surat tersebut benar-benar ditulis oleh korban.(251)