Ibas Tepis Pengakuan Yulianis Soal Terima Dolar dari Perusahaan Nazar

JAKARTA– Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono  alias Ibas membantah pernyataan bekas Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis bahwa dirinya ikut menerima uang dari proyek Hambalang.

“Saya tidak mengenal Yulianis, saya juga tidak mengenal Mindo. Tuduhan tersebut sudah mencemarkan nama saya. Sudah saya katakan sebelumnya, 1000 persen itu tidak benar,” ujar Ibas dalam keterangan pers, Sabtu (16/3).

Putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono itu menilai, tudingan-tudingan yang dialamatkan kepadanya adalah tuduhan lama yang diulang-ulang dan sumbernya  tidak valid.

“Saya sudah sering dituduh. Penuduhnya pun sudah tervonis dan diketahui. Uang Century, uang Hambalang atau apapun itu yang berhubungan dengan kasus-kasus yang selama ini beredar, jangan sampai hal ini terus terulang apalagi saya sudah berkali-kali menegaskan hal itu tidak benar. Saya tidak menerima apapun,” kata Ibas.

Sebelumnya, usai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (14/3). Yulianis mengatakan bahwa Ibas menerima uang USD 200 ribu dari Permai Grup milik M Nazaruddin, terkait Kongres Partai Demokrat di Bandung. Namun, kata Yulianis, uang itu bukan dari proyek Hambalang.

Ibas membantah adanya penerimaan uang tersebut. Ia justru ingin mengetahui siapa yang sengaja menggunakan namanya untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Saya Ketua SC Kongres Partai Demokrat di  Bandung, dan saya tidak menerima uang apapun. Justru saya ingin tahu siapa yang dimaksud dan siapa yang mengatasnamakan saya bila benar uang itu diatasnamakan saya,” terang  Ibas.

Dia mengaku curiga ada kepentingan politik dibalik tudingan-tudingan yang di alamatkan kepadanya “Saya bertanya-tanya, ada kepentingan politik besar apa dibalik isu-isu ini yang menginginkan saya masuk dalam pusaran,” ucapnya. (gil/jpnn)