IAIN MoU Dengan Dirjen ASEAN Kemenlu

Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr H Sirajuddin M MAg MH beserta Sekretaris Directorat Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia Ashariyadi menunjukkan berita acara MoU yang sudah mereka tanda tangani pada acara yang dihelat di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu, Rabu (28/02).
Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr H Sirajuddin M MAg MH beserta Sekretaris Directorat Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia Ashariyadi menunjukkan berita acara MoU yang sudah mereka tanda tangani pada acara yang dihelat di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu, Rabu (28/02).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, kembali membuat terobosan baru.

Kali ini IAIN Bengkulu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Directorat Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu, Rabu (28/02). Dengan dihadiri langsung Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr H Sirajuddin M MAg MH beserta pejabat dilingkungan IAIN Bengkulu, Sekretaris Directorat Jenderal Kemenlu RI serta tamu undangan yang lainnya.

Bukan hanya melakukan MoU, pertemuan ini juga sebagai pembentukan Pusat Studi ASEAN (PSA). Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan kuliah tamu bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Indonesia bersama Ashariyadi.

“Kenapa kita melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi. Karena lewat Perguruan Tinggi kita bisa mengenalkan kepada masyarakat apa itu ASEAN, apa kerjanya, dan apa manfaat yang di dapat dalam kerjasama ini.

ASEAN harus dikenal oleh semua kalangan, Karena ASEAN mampu membentuk mekanisme dalam artian menjadi ujung tombak. Lewat ASEAN suatu negara bisa berdialog bersama,” Kata Ashariyadi selaku Sekretaris Directorat Jenderal Kerjasama Asean Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Untuk diketahui IAIN Bengkulu merupakan Perguruan Tinggi kedua yang melakukan kerjasama dan pembentukan PSA dengan Kementerian Luar Negeri.

Sebelumnya kerjasama serupa telah dilaksanakan di Universitas Hazairin Bengkulu.
ASEAN merupakan organisasi internasional perhimpunan antar bangsa-bangsa di kawasan Asia Tenggara.

ASEAN mirip dengan organisasi internasional PBB, hanya saja perbedaannya ruang lingkup PBB lebih luas kawasannya. Lebih berskala internasional dibandingkan dengan ASEAN yang ruang lingkup kawasannya hanya bersifat kawasan regional Asia Tenggara.

Namun kedua organisasi ini sama-sama organisasi yang bersifat internasional. Karena merupakan perhimpunan antar bangsa-bangsa yang ada di dunia.

“Salah satu tujuan didirikannya ASEAN memajukan kerja sama dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Untuk itulah kita menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Bengkulu termasuk IAIN Bengkulu,” ucap Ashariyadi
Masih disampaikan Ashariyadi, “Kita juga membentuk Pusat Studi Asean di IAIN dengan harapan IAIN mampu menyebarluaskan dan memebri pemahaman tentang ASEAN dan IAIN dinilai sangat relevan dengan misi Kementerian Luar Negeri untuk menjadikan kampus ini sebagai rujukan pemahaman tentang ASEAN.

Bentuk kerjasamnya bukan hanya pada bidang politik dan keamanan, ekonomi dan sosial budaya, akan tetapi lebih kepada pengembangan hidup toleransi dalam beragama,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Rektor IAIN Bengkulu Sirajuddin. Dia mengatakan,”Dengan dibentuknya PSA IAIN menjadikan Kampus IAIN sebagai salah satu Perguruan tinggi yang memiliki MoU dengan Kementerian Luar Negeri.

Domain PSA IAIN terfokus pada pemetaan agama islam di ASEAN dan juga bagaimana hubungan atar umat beragama di Asia Tenggara,” katanya. (Cik8/prw).