IAIN Bengkulu Sosialisasi Pindah Memilih

Bengkulu, Bengkulu Ekspress – Bagi Anda warga dari luar Kota Bengkulu, namun tak bisa pulang ke kampung halaman saat Pemilu serentak berlangsung pada 17 April 2019 dan sebaliknya. Tidak ada alasan untuk tidak
memilih atau menjadi golongan putih (golput). Karena saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan pelayanan pindah memilih. Untuk mensosialisasikan program ini KPU menggandeng berberapa universitas yang ada di kota Bengkulu, salah satunya IAIN Bengkulu. Pada Senin (13/2/19), dewan eksekutif mahasiswa (DEMA IAIN) melaksanakan sosialisasi pindah memilih ini.

Wakil Rektor III IAIN Bengkulu, Samsudin sebagai Pengawas Pelaksanaan Sosialisasi Pelayanan Pindah Memilih, saat diwawancarai BE mengatakan, ”Seperti kita ketahui, kebanyakan mahasiswa IAIN sudah memenuhi syarat untuk memilih. Mereka banyak berasal dari luar Kota Bengkulu. Dengan adanya program pindah memilih ini. Maka mahasiswa perlu mengetahui informasi pindah memilih ini, agar Ketika aktif perkuliahan di April nanti, mahasiswa tidak perlu pulang ke daerah asalnya untuk memilih pada Pemilu mendatang.”

Syarat untuk bisa pindah memilih juga sangat mudah. Pemilih cukup membawa kartu tanda mahasiswa (KTM) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Serahkan kepada petugas posko pelayanan pindah memilih untuk dicek DPT (daftar pemilih tetap) melalui aplikasi KPU RI PEMILU 2019. Dengan mengisi Nomor Induk Kependudukan dan nama depan. Setelah diketahui tercatat pada DPT, Pemilih mengisi form A5 yang berisikan data diri pemilih. Setelah itu, maka seluruh data dari daerah pemilih bersangkutan ditransfer ke KPU setempat dan pemilih pun bisa memilih di daerahnya berada. Dengan catatan pemilih tidak bisa memilih semua surat suara. Pemilih yang berasal dari daerah dalam provinsi tertentu hanya bisa memilih DPR RI, DPD RI serta presiden dan wakil presiden. Sedangkan, pemilih yang berasal dari luar provinsi hanya bisa memilih presiden dan wakil presiden saja.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA IAIN) Muhammad Khairil, yang juga sebagai Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan Sosialisasi Pelayanan Pindah Memilih menuturkan, ‘’Sebenarnya tidak susah untuk terdaftar sebagai daftar pemilih tambahan(DPTb). Hanya saja, rata-rata mahasiswa yang kita temui, menyatakan belum mengetahui terkait pelayanan pindah memilih ini.”

Khairil menambahkan, dalam pembukaan acara sosialiasi itu, komisioner KPU kota Bengkulu divisi sosialisasi pendidikan pemilih, Anggi Stephensent juga menyatakan, peran aktif mahasiswa sangat baik untuk mensosialisasikan terkait daftar pemilih tambahan (DPTb), karena banyak mahasiswa yang berasal dari luar kota ataupun luar Provinsi Bengkulu.

Hal itu pula yang membuat pengurus DEMA bersemangat mensosialisasikan pelayanan pindah memilih ini. Berhubung saat ini masa libur akademik, mahasiswa relawan pelayanan pindah memilih IAIN yang tergabung dalam DEMA mensosialisasikan pelayanan ini melalui sosial media. Sosialiasi dilakukan pula dengan menghampiri langsung mahasiswa yang saat ini sedang mempersiapkan wisuda, baik yang sedang menyelesaikan administrasi di rektorat ataupun yang berada di fakultas.

Selain sosialisasi, DEMA juga mendirikan posko pelayanan pindah memilih. Lokasinya berada di depan pintu masuk ruang administrasi rektorat IAION Bengkulu. Posko ini buka pada pukul 08.30 WIB hingga 17.00 WIB. Poko ini dibuka bagi mahasiswa IAIN yang mayoritas dari luar kota dan terbuka juga untuk umum yang ingin pindah memilih.

”Harapan saya, semua mahasiswa yang telah memenuhi syarat untuk memilih, dapat memilih walaupun tidak di kabupaten sendiri, tetapi di Kota Bengkulu. Dengan memanfaatkan posko pindah memilih yang telah dibuka relawan IAIN Bengkulu,” ujar Samsudin. (Mg4)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*