HUT RI, 3 Warga Kaur Kecopetan

IRUL/Bengkulu Ekspress LAPOR: Salah satu korban copet saat mendatangi Polsek KS untuk membuat laporan, Jum'at (17/8/2018).
IRUL/Bengkulu Ekspress LAPOR: Salah satu korban copet saat mendatangi Polsek KS untuk membuat laporan, Jum’at (17/8/2018).

KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Keramaian saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Jum’at (17/8/2018), ternyata dimanfaatkan oleh para pencopet untuk menggasak tas dan dompet para penonton.

Hal ini dialami tiga warga bernama Dahniar (65), warga Desa Pasar Saoh Kecamatan Kaur Selatan, Kurnila (37), warga BRT KM 14 Kecamatan Maje dan Siti Lasia (39), warga Trans Tanjung Agung Kecamatan Babat, yang menonton kegiatan HUT RI di lapangan Merdeka.

“Waktu itu dompet saya itu saya taruh di dalam tas sandang saya, dan saat saya lagi jalan-jalan bersama anak saya nonton upacara HUT RI itu tiba-tiba mau belanja, dompet sudah tidak ada lagi di dalam tas,” ujar Dahniar kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (17/8/2018).

Pencopetan Terjadi saat Suasana Ramai

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, aksi pencopetan yang menimpa tiga ibu-ibu yang sedang nonton HUT RI Ke-73 serta pasar malam di lapangan Merdeka Kota Bintuhan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi pencopetan itu dilakukan dengan cara membuka tas milik sandang para korban. Nah kebetulan pada saat itu susana lapangan Merdeka sangat ramai, dan di sinilah para pelaku melancarkan aksinya dengan sasaran para ibu-ibu. Salah satu korban Dahniar juga sempat merasakan ada yang ingin mencopet dompet yang disimpan di dalam tasnya. Ia lalu memindahkan tas sandang ke bagian perut dan memastikan tasnya aman, namun sayang beberapa menit kemudian tasnya sudah terbuka dan dompet berisi uang Rp 1,5 juta, surat berharga, ATM dan KTP sudah tidak ada lagi didalam tas.

Sedangkan korban Kurnila yang juga menjadi korban pencopetan itu harus kehilangan uang Rp 300 ribu, emas kalung 10 gram, ATM, KTP. Juga untuk korban Siti Lasia kehilangan Rp 400 ribu dan KTP 2 buah. Sadar akan menjadi korban pencopetan ketiga warga ini langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek KS, dengan harapan agar para pelaku dapat segera ditangkap.

“Kalau saya yang hilang itu dompet berisi emas 10 gram, uang Rp 300 ribu, TKP dan ATM. Saya berharap pelakunya dapat segera ditangkap,” tambah Kurnila.

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH SIK melalui Kapolsek Kaur Selatan IPTU Surya R Purnama SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencopetan yang dialami warga saat menyaksikan HUT RI dilapangan Merdeka tersebut, dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.

“Untuk pelaku masih dalam penyelidikan kita dan mudah-mudahan segera kita ungkap, dan anggota kita sedang melakukan pengejaran. Kita berharap kepada masyarakat agar tetap waspada,” himbau Kapolsek. (618)