HUT Curup Momentum Evaluasi

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto saat memukul kentungan tanda dimulainya pekan seni budaya dalam rangka memperingati HUT Kota Curup ke 138 tahun 2018
Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto saat memukul kentungan tanda dimulainya pekan seni budaya dalam rangka memperingati HUT Kota Curup ke 138 tahun 2018

CURUP, bengkuluekspress.com – Peringatan hari jadi Kota Curup ke-138 yang  sudah dimulai sejak Kamis (28/6/2018) kemarin merupakan momentum untuk evaluasi pemerintah kabupaten Rejang Lebong. Hal tersebut disampaikan Bupati Rejang Lebong, DR H A Hijazi SH MSi saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT Kota Curup ke-138 di Lapangan Setia Negara Curup Jumat (29/6/2018).

“Peringatan HUT Kota Curup ini momentum kita untuk jadikan tonggak agar kedepannya lebih baik, dimana momentum ini akan kita jadikan bahan evaluasi atas kinerja kita selama ini,” terang bupati.

Menurut bupati, dengan peringatan HUT Kota Curup ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan menambah apa yang kurang, akan mengurangi yang lebih. Kemudian yang sudah baik akan ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sedangkan yang kurang baik akan mereka tingkatkan menjadi baik.

Namun menurut bupati, dalam melakukan evaluasi tersebut pemerintah Kabupaten Rejang Lebong membutuhkan masukan dari masyarakat Rejang Lebong. Karena menurut bupati masyarakatlah yang mengetahui apa yang perlu dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Masyarakat juga lebih mengetahui dimana kebutuhan mereka yang tersendat, kemudian dimana harapan mereka yang belum dipenuhi akan bisa dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“Kalau kita menilainya sendiri, pasti baik semuanya oleh karena itu masukan masyarakat sangat kami harapkan,” harap Bupati.

Dijelaskan bupati, salah satu indikator yang bisa digunakan masyarakat untuk melihat capaian dan keberhasilan Rejang Lebong yaitu dengan melihat pameran pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong di Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup.

” Untuk melihat keberhasilan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, saya mengajak masyarakat untuk melihat dipameran pembangunan di Lapangan Dwi Tunggal, dari situ masyarakat bisa memberikan masukan kepada pemerintah,” demikian bupati.

Upacara puncak peringatan HUT Kota Curup tersebut dihadiri oleh, Wabup Rejang Lebong, Iqbal Bastari SPd MM,Ketua DPRD Rejang Lebong, M Ali ST, Plt Gubernur Bengkulu yang diwakili Staf Ahli Gubernur, Rusdi Bakar,  Dandim 0409/RL, Letkol Kav Budi Wirman, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Ordiva, Bupati Lebong dan Kepahiang, Anggota DPD RI, Riri Damayanti serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kemudian pada Sabtu (30/6/2018) rangkaian HUT Kota Curup dilanjutkan dengan pembukaan pekan budaya di Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup yang  disambut antusias dari masyarakat Rejang Lebong. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir.

Masyarakat terlihat ramai mulai dari lokasi star karnaval budaya di kawasan Jalan MH Thamrin Kota Curup hingga Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup sebagai lokasi pembukaan HUT Kota Curup dan  terlihat antusias mengikuti proses punjung agung, yaitu bungkusan makanan yang disusun yang biasanya diperebutkan masyarakat saat pembukaan HUT Kota Curup. Makanan dari Punjung Agung diyakini sejumlah masyarakat Rejang Lebong memiliki berkah tersendiri bagi yang memakan.

“Saya setiap tahun memang menunggu proses punjung agung ini, dengan harapan bisa mengambil mendapatkan makanan dari punjung agung untuk mendapatkan berkahnya,” Aku Arif warga Kota Curup yang ikut ambil bagian dalam proses punjung agung kemarin.

Kegiatan Pembukaan Pekan Seni Budaya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kemarin diawali dengan datangnya Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi dengan gelar Rajo Aryo Pasak Bumie bersama istri Hj Fitri Hertikasari Hijazi, SE dengan gelar Ratu Putri Dayang Sriban Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM dengan gelar adat Depati Kuto Alam bersama istri serta sejumlah tamu undangan lainnya seperti Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto yang mewakili Gubernur Bengkulu, Ketua DPRD Rejang Lebong, M Ali ST dan unsur FKPD Rejang Lebong, Anggota DPD RI Riri Damayanti dan Sultan Demak, DYMM Sri Sultan Suryo Alam Joyokusumo.

Setelah rombongan disambut secara adat, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi dari Sanggar Bumie Pat Petulai, kemudian dilanjutkan dengan karnaval budaya, prosesi pembukaan, Kedurai Agung dan diakhir dengan Punjung Agung.

Dalam sambutannya, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pekan seni budaya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong setiap tahun tersebut, karena menurutnya kegiatan tersebut sebagai sarana untuk melestarikan budaya lokal dan menyaring budaya dari luar.

“Kegiatan ini sangat baik karena selain untuk melestarikan budaya kita, juga bisa kita gunakan untuk memilih, memilah bahkan menangkal pengaruh-pengaruh negatif dari budaya luar,” sampai Gotri.

Karena dengan begitu, maka menurut Gotri, seni, budaya dan adat istiadat milik bangsa Indonesia khususnya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu tidak kehilangan status dan jati dirinya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan tahunan tersebut, menurutnya tentu memiliki makna dan arti penting bagi masyarakat Rejang Lebong disampang memberikan aspek hiburan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengapresiasi seni budaya daerah, juga mengandung makna yang strategis dalam upaya memberikan informasi pembangunan dan penyelenggaraan pemerintah kepada masyarakat.

Sementara itu, ketua panitia pelaksanan kegiatan sekaligus Sekda Kabupaten Rejang Lebong, RA Denni SH MM menjelaskan kegiatan pekan seni budaya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tersebut merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam melestarikan dan menggali budaya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.(AAP/PRW)