HUT Curup Momen Lestarikan Budaya

ARY/Bengkulu Ekspress Bupati Rejang Lebong, Dr. H. A. Hijazi, SH, MSi membuka Pekan Seni Budaya dan Pawai Adat dalam rangka HUT Kota Curup ke-139, Minggu (16/6).

CURUP, Bengkulu Ekspress– Bupati Rejang Lebong, Dr. H. A. Hijazi, SH, MSi, mengungkapkan peringatan HUT Kota Curup ke-139 merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.  Hal tersebut ditandai dengan diadakannya sejumlah lomba kebudayaan, baik budaya asli Rejang Lebong maupun budaya dari daerah lain.



“Peringatan HUT Kota Curup yang kita laksanakan setiap tahun ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam melestarikan budaya yang ada di Rejang Lebong ini,” kata Bupati saat membuka kegiatan Pekan Seni Budaya dan Pawai Adat/Karnaval Budaya dalam rangka HUT Kota Curup ke-139 dan meresmikan pencanangan kegiatan bakti sosial TNI Manggunggal, KB dan Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong di Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup, Minggu (16/6) kemarin.

Dijelaskan Bupati, dalam Pekan Seni Budaya Daerah tersebut sejumlah perlombaan kesenian akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, mulai dari lomba Tari Kejei, lomba Bekulo, lomba menulis dan desain Kaganga, lomba Bujang Semulen, lomba batik, lomba miniatur rumah adat, festival lagu daerah, pagelaran seni etnis dan suku nusantara berbagai kegiatan lainnya.

“Berbagai kegiatan yang kita laksanakan ini akan menunjukkan nilai-nilai seni, budaya dan adat istiadat yang hidup berkembang dalam masyarakat,” tambah Hijazi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pekan Seni Budaya yang dilaksanakan setiap tahun tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah dalam pelestarian seni, budaya dan adat istiadat.Bupati juga berharap, kegiatan pekan seni budaya tersebut dapat dijadikan sebagai wahana dan sarana dalam kehidupan bermasyarakat, kemudian bisa dijadikan sebagai pelindung masyarakat untuk menangkal pengaruh-pengaruh negatif budaya luar, seni budaya dan adat istiadat masyararakat Rejang Lebong tidak kehilangan status dan jati dirinya.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua untuk menanamkan tekad dan membulatkan semangat agar ke depan kedepan seiring dengan semakin beratnya tantangan di berbagai sektor pembangunan. Kita dapat memberikan karya terbaik sesuai dengan profesi, tugas dan peran masing-masing dalam mewujudkan Rejang Lebong yang lebih baik,” harap Bupati.

Disisi lain, Bupati juga mengungkapkan peringatan hari jadi Kota Curup ke-139 tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam memberikan informasi pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat untuk menumbuhkembangkan semangat dan peran serta masyarakat untuk ikut berpartisipasi membangun Kota Curup pada khusus dan membangun daerah pada umumnya.

Sementara itu, terkait dengan pencanangan kegiatan Baksos TNI Manunggal dan KB Kesehatan, Bupati mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang akan dilakukan TNI, khususnya dari jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong bersama sejumlah dinas intansi terkait lainnya tersebut.

Bupati berharap kegiatan tersebut bisa menjadi pelopor, motovator dan dinmisator dalam melaksanakan program kependudukan di Kabupaten Rejang Lebong.”Kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan ini diharapkan bisa menjadi pelopor program pembangunan keluarga di Kabupaten Rejang Lebong, dan kita berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan,” sampai bupati.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, kegiatan pembukaan Pekan Seni Budaya dalam rangka peringatan hari jadi Kota Curup ke-139 ini diawali dengan kedatangan Bupati Rejang Lebong Dr H A Hijazi SH MSi dengan gelar Rajo Aryo Pasak Bumie bersama istri, Hj Fitri Hertikasari Hijazi, SE dengan gelar Ratu Putri Dayang Sriban, Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM dengan gelar adat Depati Kuto Alam bersama istri serta unsur FKPD Rejang Lebong di panggung utama di Lapangan Dwi Tunggal Curup.Rombongan Bupati disambut dengan prosesi adat yaitu Tari Kejei.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pawai adat yang diikuti oleh dinas, kecamatan, perguruan tinggi, sekolah dan pihak lainnya. Pawai adat dengan start di Kelurahan Air Rambai dan finish di Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup ini dilanjutkan dengan pemukulan bedug oleh Bupati Rejang Lebong dan puncak acara kegiatan Kedurai Agung dan Punjung Agung.  Punjung Agung mendapat perhatian dari ribuan masyarakat Rejang Lebong, dimana ribuan masyarakat Rejang Lebong berebut makanan punjung agung yang telah disiapkan panitia.(251/prw)