Hujan Deras Sejumlah Sungai di Kaur Meluap

MELUAP: Kondisi Sungai Kecamatan Tetap yang meluap yang sempat tidak bisa dilalui kendaraan, Senin (23/11) malam.

BINTUHAN, bengkuluekspress.com– Hujan Deras yang terjadi di sejumlah daerah membuat beberapa sungai meluap, bahkan sempat menghentikan aktivitas kendaraan lantaran jalan umum tak dapat dilalui.  Meski demikian dipastikan tak ada korban jiwa dan rumah yang rusak parah akibat banjir di beberapa titik tersebut. Diketahui hujan lebat mengguyur Kabupaten Kaur hampir seharian penuh, akibatnya sekitar pukul 20.00 WIB sejumlah ruas jalan sempat tak bisa dilalui kendaraan.

Beberapa jalan yang tak bisa dilalui diantaranya jalan menuju ke tiga Desa Kecamatan Tetap yakini Desa Babat, Desa Tanjung Dalam dan Desa Kepahyang. Selain dari itu juga terjadinya kerusakan akses listrik menuju kecamatan Kinal lantaran tiang listrik yang tumbang serta menutup jalur menuju kecamatan itu di kawasan sungai lantung. Selain akses jalan tertutup juga air setinggi paha orang dewasa juga membuat sejumlah kendaraan berhenti melintas. Bukan hanya itu akses jalan lintas barat (Jalinbar) di Desa tanjung Baru tepatnya Dusun Sawang Kecamatan Maje juga sempat lumpuh karena sungai sawang yang meluap dan membuat pengendara tak bisa melintas.

“Secara garis besar dampaknya tertunda akses transportasi beberapa jam tadi malam, tapi pagi ini kami duah lakukan pengecekan hasilnya semua akses dapat dilintasi,” kata Kepala BPBD Kaur Ujang Syafiri S Pd, Selasa (24/11).

Tasman (36) warga Desa Kepahyang mengaku saat hujan lebat sekitar pukul 18.00 WIB Senin (23/11) dirinya yang berada diluar desa sempat tertunda beberapa jam saat akan masuk ke desa. Hal ini lantaran sungai tetap meluap dan genangan air bercampur lumpur memenuhi bahu jalan setinggi paha sehingga membatalkan untuk pulang. Beruntung beberapa jam kemudian dapat melintas setelah sungai sedikit surut.

“Sempat tertunda pulang saya beberapa jam karena sungai meluap namun malam harinya sudah surut, rumah rumah warga juga tak sampai kemasukan air banyak hanya menggenang saja pagi tadi sudah dibersihkan warga,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Hera (26) pemudi yang tinggal di kawasan Kecamatan Maje, menurutnya sata pulang kerja dirinya mendapati air menggenangi kawasan dekat dengan jembatan sawang. Nah dirinya juga mengaku sempat menunggu beberapa jam sebelum melanjutkan perjalanan hal ini mengingat genangan air yang lumayan tinggi dan dipenuhi lumpur.

“Beberapa rumah warga juga ada yang sudah kemasukan air tapi tidak terlalu parah dan siang tadi sudah dapat diberisihkan,” ujarnya. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*