Honorer Tega Injak Muka Istri

SELUMA TIMUR, BE– Oknum honorer Badan Diklat Seluma BE (32) warga Pasar Tais, kemarin sore dilaporkan ke Mapolsek Seluma oleh istrinya Um (33). Dia dilaporkan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dilakukan oleh terlapor kepada korban.

Di dalam laporan yang dibuat oleh korban di depan penyidik Polsek Seluma, korban mengaku diinjak pada bagian mukanya. Bahkan hingga kemarin sore, pipi korban masih memar merah bekas pijakan terlapor.

Data berhasil dihimpun, kejadian yang menimpa Um terjadi Kamis (14/5) siang sekitar pukul 14.10 WIB. Namun baru dilaporkan ke Mapolsek Seluma sore kemarin. Karena korban masih berpikir dan masih sayang kepada terlapor. Namun akhirnya sore kemarin kasus ini resmi dilaporkan ke Mapolsek Seluma.

Kepada polisi, korban mengatakan terlapor sudah sering melakukan kekerasan kepada dirinya. Bahkan sebelumnya korban sudah pernah diinjak pada bagian muka. Namun kemudian berakhir damai karena memang korban masih sayang dan ingin mempertahankan keluarganya.

Namun kejadian Kamis siang minggu lalu sudah tidak bisa dimaafkan lagi oleh korban. Peristiwa penganiayaan itu bermula saat terlapor sedang tidur siang. Kemudian terlapor merasa kepanasan dan tidak bisa tidur dengan nyenyak. Tanpa banyak kata kemudian terlapor langsung marah-marah kepada korban. Kemudian mendorong korban hingga korban terjatuh. Saat itulah terlapor menginjak muka korban hingga lebam. “Saya sebenarnya masih bisa memaafkan perbuatan suami saya, tapi kejadian terakhir suami saya menantang silahkan kalau mau dilaporkan, bahkan dilaporkan kepada tuhan tidak takut. Itulah sebabnya saya melapor,” tegas korban dihadapan penyidik Polsek Seluma kemarin.

Alhasil, Korban melapor ke Mapolsek Seluma ditemani oleh kerabatnya, korban meminta agar polisi segera menindaklanjuti kasus yang merugikan dirinya tersebut. Apalagi meskipun kejadiannya sudah beberapa hari, bekas memar merah dan biru masih terlihat jelas di pelipis korban. Kapolres Seluma AKBP Joko Sadono SIK SH MH melalui Kapolsek Seluma Iptu H Erus Rustandi membenarkan mengenai laporan korban. “Laporan korban sudah diterima oleh anggota yang piket. Sekarang masih ditindaklanjuti,” tegas Kapolsek Seluma. (333)