Honorer Pemprov Sumringah, Dapat BPJS dan Naik Gaji

FOTO IST/BE – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah berswafoto bersama ratusan THL di Lingkup Pemrintah Provinsi Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bengkulu merasa gembira. Pasalanya, ditahun 2020 mendatang, mereka mendapat kenaikan gaji serta mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bengkulu saat MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan pada acara ‘Goevernor’s lecture’ yang bertema Kontribusi Tenaga Harian Lepass (THL) Dalam Bingkai Semangat Membangun Bengkulu, di Balai Buntar Kota Bengkulu, Selasa (10/12). Diakui Gubernur memang program ini sudah sejak lama dirancang, ketika beliau masih ditetapkan sebagai Plt Gubernur.

FOTO IST/BE – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah saat memberikan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis pada THL dilingkup OPD Provinsi Bengkulu, Selasa (10/12).

“Saya mulai merancang untuk bagaimana memperhatikan dan melindungi teman- teman itu yang berstatus THL ini sejak masih berstatus Plt Gubernur. Waktu itu, gaji THL dilingkup Pemda Provinsi hanya sebesar Rp 1,2 juta, mulai kita naikan Rp 1,6 juta, saat ini sudah dinaikkan Rp 1,8 juta, dan pada 1 Januari 2020 dinaikkan 2 juta. Jadi kenaikan ini bukan pertama tapi sudah lama bertahap dilakukan,” ungkap Rohidin kepada Bengkuluekspress.com, Selasa (10/12).

Dilanjutkan Alumnus UGM itu, tak hanya kenaikan gaji saja, THL akan dilindungi dan akan diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, mereka akan mendapat gaji ketiga belas dan THR saat hari raya dengan besaran satu bulan gaji.

Menurut data dari BKD Provinsi Bengkulu, ada sebanyak 1787 orang THL yang ada di lingkup OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu yang akan menerima kenaikan gaji dan menerima BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu ada sekitar 3.400-an honorer sekolah yang mulai didata dan akan disetarakan.

Ditegaskan Politisi Golkar itu, beliau ingin memastikan bahwa hari ini perlindungan terhadap status mereka harus betul- betul dipastikan. Sejak hari ini, mereka tidak boleh diganti, tidak boleh diberhentikan.

“Menurut saya bentuk perlindungan seperti ini harus dipertahankan terus kedepan. Bukan persoalan siapa pun yang menjadi gubernur, tapi ini kebijakan daerah. Agar ASN ini semangat bekerja, rasa kebersamaannya tinggi dan semangat untuk membangun Bengkulu,” pungkasnya.

Sahrii (61) THL di Biro Umum Pemprov Bengkulu merasa gembira dengan apa yang disampaikan gubernur untuk kenaikan gaji dan akan menerima BPJS Ketenagakerjaan.

“Dari mulai 2013 di Pemda, naikkan gaji baru tahun ini. Kita semua mendukung supaya Bengkulu kita lebih maju lagi seperti yang dibilang Pak gub,” harapnya.

Senada, Jenny Maya Yazahlia mengaku sangat senang dengan kebijakan yang gubernur Bengkulu lakukan. Dengan demikian, tahun 2020 mereka bisa melaksanakan tugas kedepan dengan lebih baik lagi.

“Semoga kedepan dibawah kepemimpinan Gubernur Rohidin Mersyah, Provinsi Bengkulu akan semakin maju dan lebih baik lagi,” tutupnya. (HBN)