Honorer K2 Minta Kejelasan Status

BINTUHAN, BE– Penjelasan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kaur tentang kelulusan honorer kategori II (K2) dianggap belum memuaskan. Hal itu membuat mereka susah tidur hingga  mendorong Kelompok Tenaga honorer yang tak lulus di Kabupaten Kaur, berencana akan mendatangi DPRD, untuk menayakan nasib 305 honorer K2  tak lulus itu. Merlian (42) salah satu honorer K2  tak lulus  mengatakan,  pihaknya dalam waktu dekat ini pihaknya  akan mendatangi langsung kantor DPRD.
“Kami itu tidak masalahkan dengan yang tak lulus, tapi kita mempertanyaakan kejelasan nasib kami ini. Makanya kami dalam waktu dekat ini akan mendatangi gedung DPRD,” ujar Merlin.
Dikatakannya, keresahan para honorer K2 tidak hanya di Kabupaten Kaur saja, melainkan di Kabupaten  lainpun sama. Karena memang selama ini honorer K2 yang sudah bertahun mengabdi sangat memimpikan menjadi PNS. “Kita minta kedepannya nanti ini tidak ada lagi untuk tes honorer K2 ini, tapi kami minta bagi yang sudah lama menjadi honorer untuk diangkat seperti tahun dulu,” ungkapnya.
Lebih lanjut Merlin mengungkapkan  rencana akan  mendatangi DPRD bukan hanya tidak percayaan para honorer K2 terhadap penerintah maupun DPRD. Namun ia ingin mepertanyakan kejelasan para saudara-saudaranya yang tak  lulus, dan juga bagaimana makanisme untuk para honorer K2 yang tak lulus selajutnya. “Kalau  harus ngikuti tes CPNS lagi, kami gak mungkin bisa lulus, karena kita lihat sudah lingkaran setan semua ini. Maknya  kita minta pada pemerintah ini nanti untuk mengangkat para honorer sesuai masa kerjanya,” ujarnya.
Ditambahkanya,  untuk pengangkatan PSN bagi honer K2 nanti, jangan sampai simpang siur dan hanya informasi yang bersifat menenteramkan saja. Namu perlu kebijakan yang nyata dan pasti. “Kalau sistem pengangkatan bagi honorer ini untuk menjadi PNS tidak akan masalahkan, dan juga tidak ada kecemburuan. Tapi itu benar-benar diangkat sesuai dengan masah kerjanya dan jangan pilih kasih,”jelasnya.(618)