Honor GBD Rp 600 Ribu

duit
foto : ist

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Besaran honor guru bantu daerah (GBD) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengalami penurunan. Jika tahun lalu setiap GBD mendapatkan gaji sebesar Rp 700 ribu perbulan, tahun 2019 ini menjadi Rp 600 ribu perbulan. “Honor tahun 2019 ini mengalami penurunan. Perbulan sebesar Rp 600 ribu,” kata salah seorang GBD di Kabupaten Benteng, Sebenar Hati SPd, kemarin (20/6)

Hanya saja, ungkap Sebenar Hati, sistem penyaluran honor lebih tertib dan sesuai dengan harapan para GBD.  Jika tahun lalu penyaluran honor dilakukan secara tersendat hingga akhir tahun, sedangkan tahun 2019 ini dilakukan setiap bulan. “Alhamdulillah, pembayaran honor GBD tahun 2019 ini lancar dan tertib. Layaknya para pegawai negeri sipil (PNS), honor para GBD juga disalurkan setiap bulan dengan cara ditransfer ke rekening masing-masing,” beber Sebenar Hati.



Secara keseluruhan, pria yang mengabdi di SMP Negeri Desa Tanjung Raman, Kecamatan Taba Penanjung ini mengungkapkan, terdapat 121 orang GBD yang mengabdi di berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Benteng.

Keberadaan GBD merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Benteng untuk melakukan pemerataan guru. “Hasil pendataan, guru yang berada di sekolah terpencil masih sangat kekurangan. Sebab itulah, perekrutan GBD merupakan salah satu langkah yang tepat,” jelasnya.

Selain mendapat honor yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Benteng, Sebenar Hati mengungkapkan, para GBD berkesempatan untuk mendapatkan uang tambahan. Yakni, dana non sertifikasi khusus para GBD.

“GBD juga bisa mendapatkan dana non sertifikasi yang bersumber dari APBN. Jumlahnya sebesar Rp 1,5 juta perbulan dan disalurkan setiap triwulan. Dari ratusan GBD, baru 10 orang yang mendapatkan dana non sertifikasi,” demikian Sebenar Hati.(135)