Hingga Mei, 6 Orang Meninggal di Jalan

Kasat Lantas AKP Dista Nali
Kasat Lantas AKP Dista Nali

CURUP, Bengkulu Ekspress – Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Rejang Lebong pada awal tahun 2016 ini masih cukup tinggi. Selama periode bulan Januari hingga Mei 2016 ini jajaran Sat Lantas Polres Rejang Lebong mencatat telah terjadi 28 kasus kecelakaan, enam korban diantarnya meninggal dunia.

“Hingga saat ini (bulan Mei) kita mencatat sudah 28 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Rejang Lebong, dengan korban meninggalnya sebanyak 6 orang,” ungkap Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kasat Lantas AKP Dista Nali SIK.

Dijelaskan Dista mereka yang meninggal dunia ini sebangian besar karena mengalami luka parah diarea vital seperti kepala dan dada. Selain meninggal dilokasi kecelakaan, para korban juga banyak yang meninggal dirumah sakit atau diperjalanan menuju rumah sakit.

Selain korban meninggal dunia, dari 28 kasus kecelakaan lalu lintas tersebut, Sat Lantas Polres Rejang Lebong juga mencatat korban luka berat sebanyak 7 orang dan luka ringan sebanyak 25 orang. Dimana kerugian materilnya mencapai Rp 101 juta.

“Kecelakaan yang terjadi ini melibatkan mulai dari kendaraan roda empat, roda dua hingga pejalan kaki. Selain karena tabrakan, ada yang kecelakaan tunggal,” tambah Dista.
Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di Rejang Lebong kedepannya. Pihak Sat Lantas Polres Rejang Lebong akan terus melakukan sejumlah kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas, baik kepada masyarakat umum maupun pelajar yang disekolah. Selain itu pihaknya juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk melarang pelajar yang belum memiliki SIM untuk membawa kendaraan ke sekolah terutama anak SMP.

“Kegiatan operasi patuh yang saat ini kita lakukan, merupakan salah satu upaya kita dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” terang Dista.
Sementara itu, untuk tahun 2015 lalu, angka kecelakaan lalulintas di Rejang Lebong Polres Rejang Lebong mencatat ada 57 kasus kecelakaan lalulintas. Dari 57 kasus tersebut 30 diantaranya meninggal dunia, 18 orang mengalami luka berat dan 56 orang mengalami luka ringan dengan jumlah kerugian materil mencapai 298 juta.(251)