Hindari Zat Berbahaya, Disperindag dan BPOM akan Rutin Lakukan Pemeriksaan Takjil

FOTO IST/ Pasar tumpah ramadan yang mayoritas dipenuhi oleh penjual takjil.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Untuk lebih memastikan jika makanan atau takjil yang dijual di pasar kaget Ramadan aman dan layak konsumsi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu bersama BPOM akan kembali melakukan pemeriksaan untuk kedua kalinya terhadap takjil yang dijual tersebut. Tujuannya agar takjil yang dijual di pasar kaget Ramadan bebas dari kandungan zat berbahaya.

Kadis Perindag Kota Bengkulu Dewi Dharma mengatakan, kegiatan seperti ini memang rutin dilakukan pihaknya bersama BPOM terutama selama di bulan suci Ramadan ini. Karena di pasar tumpah ramadan, banyak pedagang musiman atau pedagang yang muncul saat ramadan saja untuk berjualan takjil.

“Untuk pemeriksaan ini nantinya, kita akan menggunakan metode sampling dengan cara mengambil beberapa jenis takjil dari para pedagang yang berjualan di pasar kaget ramadan. Nanti hasilnya akan keluar dalam waktu 30 menit sampai 1 jam, apakah takjil tersebut layak konsumsi atau tidak,” jelas Dewi, (20/04).

Sementara itu, Dewi mengatakan dari pemeriksaan tahap pertama pada tanggal 14 April lalu, pihaknya mendatangi 12 pasar kaget Ramadan dan dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan takjil atau makanan yang mengandung zat berbahaya. Namun meski hasilnya aman, pemeriksaan akan terus kita lakukan selama bulan puasa untuk mencegah adanya makanan mengandung zat berbahaya yang bisa mengancam dari keselamatan warga Kota Bengkulu.

“Kita yakin semua pedagang yang berjualan takjil di pasar kaget Ramadan yang ada di Kota Bengkulu semuanya baik-baik dan menjual makanan dan takjil yang layak konsumsi,” tutup Dewi. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*