Hijazi Ajak Kuliah di Curup

ARY/Bengkulu Ekspress
Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi saat menyerahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik Poltek Raflesia Curup pada wisuda angkatan ke XII di GOR Curup, Senin (17/9) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Bupati Rejang Lebong, DR H A Hijazi SH MSi mengajak masyarakat Rejang Lebong untuk menguliahkan anaknya di Kota Curup. Karena menurut bupati, saat ini Rejang Lebong sudah memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama, salah satunya Politeknik Raflesia Curup.

“Dengan adanya sejumlah perguruan tinggi, salah satunya Politeknik Raflesia ini, kita tidak perlu lagi menguliahkan anak kita jauh-jauh, namun cukup di Curup saja,” sampai bupati saat rapat senat terbuka dan wisuda ahli madya angkata XIII Politeknik Raflesia Curup di GOR Curup, Senin (17/9) kemarin.

Dijelaskan bupati, beberapa pertimbangan orang tua agar cukup menguliahkan anaknya di Kota Curup, pertama biayanya yang lebih murah dibandingkan harus kuliah di luar Rejang Lebong, bahkan luar Provinsi Bengkulu. Kemudian dengan tetap kuliah di Kabupaten Rejang Lebong, orang tua bisa mengawasi dan mengontrol anak mereka sehingga tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menyimpang, salah satunya Narkoba.

“Dengan tetap kuliah di Rejang Lebong ini, orang tua bisa mengawasi pergaulan anak kita, salah satunya agar tidak terkena Narkoba,” sampai bupati.

Kemudian menurut bupati, keberadaan perguruan tinggi di Kabupaten Rejang Lebong saat ini tidak kalah dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Bengkulu maupun daerah lainnya. Salah satunya Politeknik Raflesia yang menjadi Politeknik terbaik di Sumatera. “Kualitas Politeknik Raflesia ini sudah diakui kualitasnya, sehingga tidak perlu lagi kuliah keluar Rejang Lebong,” sampai bupati.

Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan kepada para wisudawan untuk tidak berpuas diri dengan ilmu yang mereka dapat dikampus, karena menurut bupati masih banyak ilmu yang harus dikembangkan sebelum terjun langsung ke lapangan. Selain itu, bupati juga berpesan kepada para wisudawan untuk menjaga akhlak mereka.

“Yang terpenting akhlak harus dijaga, karena sehebat apapun lulusan Politeknik Raflesia kalau akhlaknya buruk, maka akan mencoret nama baik kampus,” ingat bupati.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menceritakan sejarah beridirnya Politeknik Raflesia. Dimana menurut Hijazi, di era kepemimpinannya sebelumnya yaitu pada tahun 2002, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berencana akan mendirikan universitas di Rejang Lebong, namun karena terbentur aturan, rencana tersebut ditangguhkan.



“Saat kita akan mendirikan Universitas Rejang Lebong tahun 2002 lalu, terbentur dengan aturan sehingga yang berhasil kita bentuk yaitu Politeknik Raflesia Curup dan STIPER Rejang Lebong,” cerita bupati.

Hingga saat ini, menurut bupati, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong masih terus mengupayakan agar Universitas Rejang Lebong bisa berdiri. Dimana saat ini Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tengah menyiapkan segala sesuatunya, dia berharap pada tahun 2020 nanti, Rejang Lebong memiliki universitas.

Sementara itu, Direktur Politeknik Raflesia Curup, Drs H Surya Darminta, MPd mengungkapkan bahwa wisuda kemarin merupakan wisuda ke-14 dimana sejak berdiri pada tahun 2002 lalu, Poltek Raflesia sudah meluluskan sebanyak 2.114 mahasiswanya.

Dalam wisuda kemarin, Poltek Raflesia mewisuda sebanyak 197 wisudawan dengan rincian dari Program Studi Teknik Elektro sebanyak 10 orang dengan wisudawan terbauak Adi Sutrisna Panjaitan dengan IPK 3,77, kemudian Teknik Mesin sebanyak 25 orang dengan lulusan terbaik Tantri Maya Sari dengan IPK 3,85, Teknik Sipil sebanyak 41 orang dengan lulusan terbaik Ulfa Wulandari dengan IPK 3,63.

“Lulusan terbanyak dari Prodi Akuntansi sebanyak 121 orang dengan lulusan terbaik, Sela Noprianti dengan IPK 3,85,” terang Surya. Kegiatan Wisuda kemarin dihadiri oleh sejumlah pejabat yang ada di Kabupaten Rejang Lebong seperti Ketua DPRD Rejang Lebong, M Ali ST, Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Kav Budi Wirman SSos, Ketua TP PKK Rejang Lebong serta sejumlah tamu undangan lainny.(251)