Hidupkan Permainan Tradisional

IST/Bengkulu Ekspress Peserta lomba layang-layang tengah mempersiapkan diri sebelum mengikuti lomba layang-layang di Desa IV Suku Menanti Kabupaten Rejang Lebong. Lomba layang-layang dilaksanakan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional
IST/Bengkulu Ekspress Peserta lomba layang-layang tengah mempersiapkan diri sebelum mengikuti lomba layang-layang di Desa IV Suku Menanti Kabupaten Rejang Lebong. Lomba layang-layang dilaksanakan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional

CURUP, Bengkulu Ekspress – Untuk mengantisipasi hilangnya sejumlah olahraga tradisional. Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran menghidupkan kembali permainan tradisional. Salah satu olahraga tradisional yang dihidupkan tersebut yaitu permainan layang-layang. Upaya menghidupkan lagi olahraga tradisional tersebut dengan menggelar lomba layang-layang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita menghidupkan kembali permainan tradisional yaitu layang-layang,” sampai Agus.

Dijelaskan Agus, kegiatan lomba layang-layang yang mereka laksanakan tersebut telah mereka mulai dari Rabu (12/9) kemarin dan akan berlangsung selama lima hari. Dimana jumlah pesertanya mencapai 900 orang berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Sindang Dataran dan Kecamatan Sindang Kelingi.

“Pesertanya selain dari seluruh desa di Kecamatan Sindang Dataran, juga sebagian dari kecamatan tetangga kita yaitu Sindang Kelingi,” tambah Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, lomba layang-layang tersebut mereka gelar juga dalam rangka memperingati tahun baru Islam. Dalam kegiatan tersebut panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah yaitu berupa uang tunai.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Agus berharap bisa menghidupkan kembali permainan tradisional yaitu layang-layang. Karena menurutnya saat ini permainan layang-layang sudah ditinggalkan masyarakat khususnya anak-anak seiring dengan kemajuan teknologi, sehingga anak-anak sekarang lebih memilih untuk bermain dengan HP ketimbang permainan tradisional yang menggerakkan fisik mereka.

“Kita berharap layang-layang akan banyak dimainkan lagi, khusus anak-anak, karena permainan tradisional seperti layang-layang ini banyak manfaatnya, salah satunya bisa menggerakkan badan ketimbang bermain di Hp yang hanya diam saja,” demikian Agus.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*