Helmi Tunggu Reaksi Publik

Pengamat: Azhar Marwan
Pengamat: Azhar Marwan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komitmen H Helmi Hasan SE, untuk tidak lagi mencalonkan diri dalam Pemilihan Walikota (Pilwakot) 2018, mulai diragukan. Pengamat politik, Drs Azhar Marwan, isu yang berkembang saat ini merupakan strategi politik untuk melihat reaksi publik terhadap pencalonan Helmi Hasan. Sehingga akan dijadikan sebagai pertimbangan apakah akan tetap maju atau tidak.

“Bisa saja itu pernyataan yang sungguh dan benar, bisa juga itu pernyataan bersayap. Bagaimana beliau ingin melihat respon dan dukungan publik terhadap kepemimpinan beliau selama 5 tahun ini apakah incumbent itu masih dukung apa tidak,” ujar dosen Ilmu Sosial Politik Universitas Bengkulu ini, kemarin (30/7).

Ia memprediksi bahwa bahasa politik masih bisa berubah terlebih lagi menjelang pencalonan, dan hal ini baru bisa dibuktikan ketika dibukanya pendaftaran calon di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota. Namun, lanjut Azhar, jika pada akhirnya Helmi Hasan mencatat namanya di KPU maka secara otomatis akan memunculkan 2 reaksi di tengah masyarakat. Yang pertama, masyarakat akan menilai bahwa Helmi inkonsisten atau tidak sesuai dengan perkataan sebelumnya, sehingga dapat menimbulkan anggapan negatif dari masyarakat dan menjadi kesempatan bagi lawannya untuk menjadi senjata dalam serangan politik.

Sementara, reaksi kedua, akan memunculkan anggapan positif bagi pendukung atau sebagian masyarakat yang sudah mendukungnya dari awal pencalonan. “Tentu kita melihat kesungguhan atau kebenaran itu disaat nanti penentuan pasangan calon di KPU, beliau muncul benar atau tidak. Memang politik tidak lepas dari permainan seperti itu, tapi pada dasarnya semua orang justru senang jika apa yang diucapkan itu sejalan dengan apa yang dilakukan,” terang mantan Wakil Rektor Unib ini.

Disisi lain, sekitar 30 orang ketua RT/RW dari 9 Kecamatan kembali mendatangi kantor DPC Hanura Kota Bengkulu, kemarin (30/7). Kedatangan ini merupakan wujud dukungan terhadap Incumbent Helmi Hasan dengan memanfaatkan perahu Hanura agar mencukupi syarat 7 kursi. Menurut, Ketua RW 2 Kelurahan Padang Nangka, Sutoto Hadi Partai Hanura merupakan partai yang solid dan cukup besar, sehingga pihaknya meminta agar pengurus Hanura dapat melihat keseriusan masyarakat agar dapat mengandeng Helmi Hasan dalam pertarungan Pilwakot. “Kami tidak ada rencana untuk mendaftarkan Pak Helmi ke Partai lain karena, satu-satunya kami yakin dan percaya cuma di Hanura. Karena menurut kami ini partai strategis dan bisa membawa mengarah BD 1 A,” ungkap Sutoto.

Namun, saat disinggung dengan janji Helmi mengenai kendaraan dinas berupa motor yang akan dianggarkan 2018 mendatang, para ketua RT/RW ini membantah keras. Karena, pada dasarnya tujuan dukungan ini bukan semata-mata memenuhi kepentingan pribadi melainkan rasa kepercayaan masyarakat yang cukup besar agar Helmi Hasan dapat melanjutkan pembangunan yang sudah dijalankan. Sebab disisi lain, pihaknya memiliki kekhawatiran jika Kota Bengkulu mendapatkan pemimpin yang baru, maka akan terjadi perubahan yang signifikan sesuai dengan visi misi masing-masing, sementara tidak ada jaminan bahwa pembangunan yang sudah dimulai di masa kepemimpinan Helmi Hasan akan tetap dilanjutkan oleh Walikota baru. “Bengkulu ini butuh orang-orang seperti Pak Helmi. Bisa kita lihat beliau ini sudah banyak membangun, infrastruktur, rumah sakit, air bersih, jadi kami ingin ada kelanjutan,” Ketua RT 15 Lempuing, Dharma Setiawan.

Panitia Penjaringan DPC Hanura Kota Bengkulu, Herdadi Winanda menegaskan bahwa aspirasi masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendukung Helmi Hasan ini, tidak mempengaruhi proses yang akan dijalankan sesuai aturan berlaku. Dan pihaknya akan menunggu pengembalian berkas oleh Helmi Hasan paling lambat tanggal 31 Juli (hari ini) hingga pukul 00.00WIB.

“Artinya waktu kita sudah hampir habis, nantinya dari seluruh penjaringan ini siapa yang mengembalikan formulir maka itu yang akan proses dan ajukan ke DPP. Kalau tidak, otomatis tidak bisa kita ajukan ke DPP,” pungkas Herdadi.

Diketahui, bakal calon (Balon) yang sudah mengambail formulir pendaftaran di DPC Hanura yakni, Yulian Heronafdi, Panca Darmawan, Angky Marcho Fiveta, Erna Sari Dewi SE, Ir Patriana Sosia Linda, Mirza SH MKn, Alboy Novebra, Suimi Fales SH MH, Drs H S Effendi MS, Dr Lia, Yudi Darmawansyah SSos MM, Dr H Dani Hamdani MPd, H Edison Simbolon SSos MSi, Nurman Sohardi SE, Noviawan Ail, Drs Bakhsir MM dan Helmi Hasan SE.

Namun, sampai saat ini yang sudah mengembalikan berkas baru 3 (tiga) orang, yaitu S Effendi, Noviawan Ail dan Suimi Fales. Nanti siap yang sudah lengkap, akan diserahkan ke DPD dan DPP, untuk menentukan satu calon.(805)