Helmi Hasan – Dedy Wahyudi Resmi Daftarkan Diri Ke KPU Kota

Helmi Hasan - Dedy Wahyudi Resmi Daftarkan Diri Ke KPU KotaBENGKULU, bengkuluekspress.com – Isu yang menyebutkan Walikota Bengkulu Helmi Hasan akan maju dalam Pilkada Provinsi Lampung, benar-benar terbantahkan. Pasalnya, dihari terakhir pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota, Rabu (10/01/18) dengan didampingi para kader dari partai pengusung, Helmi Hasan datang mendaftarkan diri ke KPU Kota Bengkulu bersama pasangannya Dedy Wahyudi.

Dalam sambutannya, Helmi Hasan pun sempat sedikit mengklarifikasi perihal kabar dirinya akan maju dalam Pilkada Lampung.

“Kemarin sempat heboh, dan ini perlu saya jelaskan. Incumbent provinsi Lampung meminta kami untuk mendampingi beliau untuk menjadi wakil disana. Begitu juga dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Namun demikian, banyak sekali kabar tentang Bengkulu yang masuk k hp saya, tanah kelahiran Ibu Negara pertama itu baru memiliki rumah sakit, banyak sekali masyarakat yang belum mendapatkan air bersih. Kemudian saya katakan saya minta waktu kepada pimpinan, atas nama masyarakat Bengkulu, izinkan saya kembali ke Bengkulu. Betul ada 1000 jalan mulus, namun masih ada yang perlu diperbaiki. Itu keputusan berat, walaupun saya tidak lahir di Bengkulu tetapi saya merasa pemilik kota Bengkulu,” ujar Helmi Hasan.

Selain itu, Helmi Hasan juga mengatakan, pihaknya sengaja tak membawa banyak rombongan pawai karena tak ingin mengganggu kelancaran lalu lintas.

Disisi lain, diawal kedatangannya, sempat terjadi percekcokan antara Helmi Hasan dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, karena Edison Simbolon yang tiba-tiba datang ke Helmi dan mempertanyakan kenapa Helmi belum mau mengkonfirmasi pinangan dari partai Demokrat, dan sebaliknya Helmi Hasan sendiri mempertanyakan mengapa sekretaris DPD demokrat Riza Nisbach malah mengantarkan pasangan lain yakni Linda-Mirza.

“Kita ingin mendukung Helmi-Dedy,” ujar Edison Simbolon.

“Tapi kami lihat kemarin, ada kader Demokrat datang dan mendukung pasangan lain,” ujar Helmi.

Namun setelah terjadi perdebatan yang cukup panjang, akhirnya partai Demokrat dan seluruh kadernya diajak masuk ke ruang pendaftaran, guna mengusung pasangan Helmi-Dedy. (ibe)