Heboh Penculikan, Korban Disekap Dalam Gudang Kebun Kopi

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Kabupaten Kepahiang digegerkan dengan informasi penculikan anak, korban disekap di dalam gudang di tengah perkebunan kopi.

Kehebohan terjadi setelah Rehan Fajar Pratama (11) putra Uma (33) warga Gang Wahid Jalan Tunggal Kelurahan Pasar Kepahiang Kecamatan Kepahiang kemarin (19/1) mengaku berhasil meloloskan dari dari penculikan.

Korban mengaku sepulang sekolah distop pelaku di Gang Wahid, kemudian dibawa pelaku menuju gudang dan korban melihat ada 6 orang anak lainnya di dalam gudang tersebut.

Siswa Sekolah Dasar ini berhasil meloloskan diri setelah kabur melalui jendela gudang dan kembali kerumah. Sontak cerita bocah SD tersebut menyebar dari mulut ke mulut hingga ke media sosial.

Terlebih bocah itu pulang ke rumah dalam keadaan beberapa bagian tubuh membiru diduga akibat disiksa para pelaku.

Kejadian kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB itu membuat masyarakat gusar dan takut akan anak-anak mereka jadi korban. “Cerita korban saat ditanya korban disekap di dalam gudang ditengah kebun kopi,” ujar Win, warga sekitar.

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak SIK melalui Kapolsek Kepahiang AKP Agus Gunawan dikonfirmasi menjelaskan kasusnya dalam penanganan aparat. Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban penculikan atau bukan, pasal keterangan korban dan saksi-saksi belum sinkron.

“Masih didalami karena banyak yang nggak sinkron antara keterangan korban dengan saksi,” ungkap Kapolsek. (320)