Hati-hati Menggunakan Medsos

BUDHI/Bengkulu Ekspress Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos MH bersama narasumber lainnya saat menghadiri acara Fokus Group Discussion (FGD) di Hotel Splash Bengkulu, kemarin (19/4).
BUDHI/Bengkulu Ekspress Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos MH bersama narasumber lainnya saat menghadiri acara Fokus Group Discussion (FGD) di Hotel Splash Bengkulu, kemarin (19/4).

FGD Peran Parpol, LSM dan Media Massa dalam Pemilu

Hati-hati Menggunakan MedsosBENGKULU, Bengkulu Espress – Direktorat Intelkam Polda Bengkulu melaksanakan Fokus Group Discussion (FGD) di hotel Splash Bengkulu, Kamis kemarin (19/4). FGD ini mengambil tema “Peran Partai Politik, lembaga swadaya masyarakat, media massa, dan pemilih pemula dalam rangka Pemilihan Umum tahun 2019 untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Provinsi Bengkulu”.

Dalam FGD ini turut serta menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai pihak antara lain seperti Kabid humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno SSos MH , Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Ediasah Hasan SH MH, Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Zainan Sagiman SH, Kepala Kesbangpol yang diwakili oleh Kasubdit Politik.

Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos MH menyebutkan, dengan metode diskusi group yang membahas suatu masalah dalam suasana informal dan santai serta setiap peserta dapat mengemukakan pendapat secara bebas, terbuka dan dalam suasana santai, tanpa ada perasaan khawatir sehingga diharapkan merubah pandangan dan mindset dari masyarakat pemilih pemula demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya tahapan pemilihan umum tahun 2019 di Provinsi Bengkulu.

“Kegiatan seperti ini sangat baik selain melakukan tukar pikiran, kita juga bisa memberikan masukkan dan tanggapan mengenai pesta demokrasi yang akan terjadi ditahun 2019 mendatang sehingga baik masyarakat dan unsur lainnya bisa memahami hal itu,” terangnya kemarin (19/4).

Ditambahkan Kabid Humas, dalam paparannya menyampaikan kepada semua peserta yang hadir untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos) sebab saat ini pihaknya dalam hal ini tim Cyber Troops Polda Bengkulu akan bekerja selama 24 jam untuk melakukan pemantauan mengenai medsos yang berbau hoax, sara maupun ujaran kebencian.

”Berdasarkan survei, media sosial merupakan salah satu media yang sering digunakan untuk mencari berita oleh masyarakat melebihi dari media mainstream seperti koran, TV, Maupun media elektronik,” ungkap Kabid Humas.
Sudarno dalam kesempatan itu pun mengajak para peserta dari partai-partai politik, mahasiswa maupun masyarakat pemilih pemula jaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu khususnya di Bengkulu, Indonesia pada umumnya.

“Jangan berpolemik dipermukaan (Medsos), jika terjadi permasalahan silahkan langsung berkomunikasi dengan Bawaslu, KPU maupun Polri agar bersama-sama dicari jalan terbaik,” tambah Kabid Humas.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Zainan Sagiman mengatakan, untuk di Bengkulu sendiri memang selama ini dalam melaksanakan pesta demokrasi selalu berjalan kondusif dan tidak ada permasalahan.

“Kita yakin pemilihan presiden ditahun 2019 bisa berjalan dengan aman, baik dan demokrasi dan yang paling dekat ini pemilihan Walikota dan wakilwalikota yang kita yakin pun bisa berjalan lancar dan damai,” ucapnya.

Untuk diketahui, turut hadir sebagai peserta dalam acara tersebut perwakilan partai-partai politik , LSM, Wartawan Media Cetak, Media Elektronik, Media online, HMI, perwakilan mahasiswa dari BEM, dan para pemilih pemula.
Selain itu juga, dalam diskusi yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 pagi ini agar menghasilkan masukan dari pemerintah daerah penyelenggara Pemilu terkait dengan data dan informasi permasalahan yang akan timbul dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun 2019 sebagai salah satu pertimbangan untuk dalam penyusunan pelaksanaan pengamanan pemilu tahun 2019 mendatang. (529)