Harimau Muncul di Kebun Warga

PADANG JAYA, BE- Setelah lama tidak terdengar kabar beritanya, satwa liar Harimau kembali turun gunung. Jika selama ini yang sering terdengar keberadaan satwa tersebut berada di kawasan hutan, kali ini sang raja hutan tersebut sudah masuk ke perkebunan warga di wilayah Desa Marga Jaya, Kecamatan Padang Jaya. Kejadian ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu hingga saat ini dimana satwa liar tersebut sering menampakkan diri untuk mencari mangsa hingga ke wilayah perkebunan milik masyarakat.
Akibat kejadian tersebut, saat ini warga desa dan para petani di wilayah Marga Jaya menjadi tidak tenang. “Laporan dari warga sudah sering kita dengar dan saat ini anggota Polsek Padang Jaya sedang melakukan pemantauan secara intensif, ” kata Kapolres BU AKBP Asep Teddy N SIK melalui Kapolsek Padang Jaya AKP Purwanto.
Diterangkannya, kemunculan Harimau tersebut pertama kali ditemukan di areal lokasi kebun milik Alim warga desa setempat dan kawasan perkebunan di sekitarnya. Mengetahui hal tersebut warga langsung melaporkan ke pihak berwajib untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Penampakan terakhir sang raja rimba tersebut terjadi pada Senin sore kemarin sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi yang sama. Dengan adanya informasi tersebut, saat ini aparat keamanan sudah mulai bersiaga dan memantau perkembangan situasi yang terjadi di wilayah tersebut berkaitan dengan kemunculan Harimau yang bisa mengancam keselamatan manusia.” Kepolisian hanya berjaga-jaga dan memantau situasi untuk menghindari terjadinya ancaman dari satwa liar yang bisa membahayakan keselamatan manusia karena lokasinya cukup berdekatan dengan areal pemukiman penduduk,” jelasnya.
Lokasi kemunculan Harimau tersebut memang berbatasan dengan kawasan hutan lindung serta lokasi HGU milik PT SIL. Selama ini lokasi tersebut memang jarang ada laporan mengenai kemunculan Harimau.
Terkait kondisi yang terjadi di Desa Marga Jaya, pihak Polsek Padang Jaya sudah menghubungi BKSDA untuk mengambil sejumlah langkah untuk melakukan pengusiran satwa liar tersebut agar tidak masuk ke lokasi perkebunan warga. Tidak hanya keselamatan manusia, keselamatan satwa liar tersebut juga perlu menjadi perhatian agar tidak menjadi sasaran pemburu satwa liar. ” BKSDA sudah dihubungi, namun sejauh ini belum ada tim yang turun untuk memantau kondisi yang terjadi,” tukas Kapolsek. (212)