Hari Libur, Satgas Pantau PPKM

IST//BE
Tim gabungan Satpol PP, TNI-Polri dari Satgas Penanganan Covid-19 saat Operasi Yustisi guna menjaring masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 terutama di masa penerapan PPKM level 4 di Kota Bengkulu.

BENGKULU, BE – Hari libur seperti Sabtu dan Minggu banyak dimanfaatkan masyarakat untuk jalan-jalan bersama keluarga. Meskipun sekarang masih dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Oleh karena itu, petugas gabungan Satpol PP, TNI-Polri dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, terus menggalakkan razia protokol kesehatan (Prokes) guna menjaring masyarakat yang tidak mematuhi Prokes Covid-19 terutama di masa PPKM.

“Saat dihari libur seperti ini, kita terus menggelar patroli dan razia. Bahkan kegiatan ini kita intensifkan lagi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini belum melandai,” jelas Kasatpol PP Provinsi Bengkulu Murlin Hanizar, kemarin (7/8).

Ia mengutarakan, dimasa PPKM level 4 ini lebih intensif melaksanakan razia ke lokasi wisata yang ada di Kota Bengkulu.

“Dimasa PPKM level 4 ini, semua kegiatan masyarakat harus dibatasi. Tujuannya mencegah terjadinya kerumunan warga,” tuturnya.

Ia pun meminta agar warga Bengkulu mematuhi prokes yang ada selama berada di Bengkulu, karena hingga sekarang ini angka positif terpapar covid 19 belum mengalami penurunan justru kembali melonjak.

“Sudah banyak yang taat saja, angka positif Covid 19 masih terus bertambah, apalagi jika kita tidak taat dan patuh pasti akan positif akan meningkat setiap harinya. Oleh sebab itulah kami pun minta agar hal tersebut bisa menjadi pedoman warga Bengkulu,” ucapnya.

Ia juga meminta pusat pembelanjaan, seperti BIM dan Mega Mall ataupun lokasi lainnya tidak berhenti mewajibkan konsumenya atau pengunjung untuk mentaati prokes saat berbelanja demi keselamatan bersama. Ikuti aturan yang tertuang dalam surat edaran (SE) Walikota Bengkulu terkait penerapan PPKM level 4 tersebut.
“Pengujung harus maksimal 50 persen. Kita akan terus mengawasi hal tersebut karena ini demi kebaikkan kita bersama,” demikian tutupnya. (529)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*