Hari Ini 10 Ribu Buruh Turun ke Jalan

buruh demoBATAM– Anggota Dewan Pengupahan Kota (DPK) Batam, Surya Darma Sitompul meminta Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan netral dalam memutuskan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2015.

Tidak memihak pengusaha maupun buruh, tetapi hasilnya berdasarkan hasil kajian dan pertimbangan pemerintah sendiri.

“Untuk menjaga stabilitas, Wali Kota saya harapkan untuk netral dalam memutuskan UMK,” ujar Sekretaris SBSI Batam ini.

Surya Darma Sitompul mengatakan, keputusan Wali Kota tersebut harus segera diserahkan kepada Gubernur HM Sani. Gubernur hanya diberikan batas waktu hingga tanggal 21 November atau 40 hari sebelum diterapkan UMK 2015 di Kabupaten dan Kota awal Januari mendatang.

“Minimal gubernur diberikan waktu satu minggu untuk membahas usulan dari Kota Batam,” ungkapnya.

Karena pengajauan UMK tidak langsung diputuskan Gubernur, dibahas dulu dewan pengupahan Provinsi.

“Apalagi angka yang diusulkan berbeda, pasti harus dibahas dulu,” ungkap Surya Darma Sitompul.

Sementara Ketua Tim Ekonomi Pemko Batam, Gustian Riau enggan memberikan keterangan mengenai progres pembahasan UMK.

“Saya sedang rapat, sms saja,” ungkap Gustian Riau. Namun ketika dilayangkan pesan singkat, Gustian Riau tak membalas.

Dalam kesempatan itu, Surya Darma Sitompul menambahkan, angka yang ditawarkan buruh sudah sesuai dengan kondisi real di lapangan. Nilai inflasi akibat kenaikan BBM yang diajukan buruh hasil dari prediksi Bank Indonesia (BI).

“BI memperkirakan kenaikan inflasi akibat kenaikan BBM mencapai 30 hingga 46 persen. Angka ini sama seperti kejadian tahun sebelumnya,” ungkap Surya Darma Sitompul. Dari prediksi BI tersebut, buruh hanya mengajukan angka kenaikan inflasi sekitar 15 persen saja.

Hari ini, Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh akan menggelar aksi damai di Kantor Wali Kota Batam. Membawa massa sekitar 10 ribu orang, mereka akan menuntut  kenaikan UMK 2015 sesui dengan usulan buruh Rp3.321.000. “Tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujar Panglima Garda Metal, Suprapto.

Suprapto mengatakan, ribuan buruh akan berkumpul di masing-masing wilayah. Mulai dari Batuampar, Mukakuning, Nongsa dan Batamcenter. (hgt)