Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 Tingkatkan Kinerja Penegakan Hukum

Ist/BE
Kejati Bengkulu melakukan upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Taman Makam Pahlawan Balai Buntar. Setelah selesai upacara, seluruh pejabat utama Kejati dan Kejari Bengkulu melakukan tabur bunga

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu melaksanakan upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Balai Buntar, Jalan Adam Malik, Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, Selasa (21/7). Peringatan HBA ke-60 dilakukan di TMP untuk menghargai jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan pembangunan Provinsi Bengkulu. Disisi lain, HBA ke-60 mengambil tema maju dan terus bergerak dan berkarya. Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr Andi Muhammad Taufik SH MH mengatakan, tema HBA-60 tersebut bisa diartikan agar seluruh jajaran jaksa korps adhyaksa di Bengkulu memiliki keinginan untuk lebih meningatkan capaian dan penyelesaian penegakan hukum.

“Tema Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 adalah maju dan terus bergerak dan berkarya. Bisa diartikan, jaksa itu ada keinginan meningatkan penegakan hukum tanpa henti-hentinya,” tegas Kajati.

Kejati Bengkulu dan Kejari jajaran juga berkomitmen fokus menciptakan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani. Hal tersebut dilakukan agar jaksa berbuat dan bekerja profesional. Terkait dengan penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi yang ada di Kejati Bengkulu dan Kejari jajaran dipastikan ditangani secara profesional. Penegakan hukum tersebut dilakukan tetap berkoordinasi dengan penagak hukum serta instansi terkait lain.

“Penegakan hukum juga harus bekerja sama dengan penagak hukum lain,” imbuh Kajati.

Beberapa kegiatan sosial telah dilakukan Kejati Bengkulu HBA ke-60 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharma Karini ke 20. Kegiatan bakti sosial yang dilakukan Kejati Bengkulu sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus membaut jaksa dekat dengan masyarakat. Bakti sosial yang dilakukan adalah memberikan bantuan berupa paket sembako di Panti Asuhan Bumu Rafflesia dan Panti Asuhan Tunas Harapan Jitra. Hal tersebut disampaikan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr Tanti Adriani Manurung SH MH. “Bakti sosial yang kita lakukan sebagai bentu kepedulian jaksa kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa jaksa itu dekat dengan masyarakat,” pungkas Wakajati.(167)