Harga Telur Mulai Turun

Ary, pedagang telur (1)

CURUP, Bengkulu Ekspress – Setelah sebelumnya harga telur ayam di Kabupaten Rejang Lebong mengalami kenaikan hingga 50 ribu per karpet. Namun saat ini secara perlaharan harga telur disejumlah pasar tradisional di Kota Curup mulai mengalami penurunan.

Penurunan harga telur tersebut memang belum signifikan, dimana saat ini harga telur di tingkat pedagang berkisar antara Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu per karpet isi 30 butir.

“Kalau sekarang harga telur mulai turun, untuk ukuran kecil saya jual Rp 42 ribu sedangkan yang besar Rp 45 ribu per karpetnya,” sampai Karmila, salah satu pedagang telur di Pasar Atas Kota Curup.

Karmila mengaku sebelumnya harga telur untuk ukuran kecil ia jual dengan harga Rp 45 ribu per karpet, sedangkan untuk ukuran besar dijual dengan harga Rp 47 ribu per karpet.

Ia mengaku tidak pernah menjual telur diharga Rp 50 ribu per karpet seperti yang dilakukan oleh sejumlah pedagang lainnya. Hal tersebut dikarenakan, menurut Karmila telur yang ia jual berasal dari Sumatera Utara, sedangkan telur yang harganya tinggi adalah telur lokal dari Rejang Lebong sendiri.



“Kalau yang mahal, biasanya pedagang mengambil dari peternak lokal yang ada di Rejang Lebong ini,” sampai Karmila saat dikonfirmasi Selasa (24/7) kemarin.

Ia juga mengaku bingung dengan harga telur yang diterapkan oleh peternak lokal di Kabupaten Rejang Lebong. Karena menurutnya seharusnya harga telur lokal lebih murah dari harga telur yang didatangkan dari luar Rejang Lebong, mengingat telur yang didatangkan dari luar membutuhkan biaya lebih terutama untuk ongkos angkut.

Seiring dengan turunnya harga telur, Karmila mengaku minat masyarakat untuk membeli telur sendiri sudah mulai meningkat lagi. Terkait dengan penjualan telur sendiri, Karmila mengaku tingkat penjualannya beragam, namun dalam satu minggunya ia bisa menjual telur sebanyak 3.400 karpet atau 102.000 butir.

Sementara itu, untuk harga telur ayam kampung sendiri, menurut Karmila ia jual dengan harga Rp 60 ribu per karpet sedangkan untuk telur bebak saat ini dijual Rp 70 ribu per karpet.Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, meskipun harga telur saat ini muali mengalami penurunan, namun belum berlaku untuk harga daging ayang potong atau ayam broiler.

Saat ini harga ayam potong di Pasar Atas Kota Curup berkisar antara Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per Kg. Sejumlah pedagang mengaku masih tingginya harga ayam tersebut lantaran saat ini ketersediaan ayam masih sedikit.

Bahkan karena ketersediaan ayam sedikit tersebut, sejumlah pengusaha ayam mengurangi pasokan kepada pedagang.”Biasanya kami dikirim sampai 50 ekor per hari, namun saat ini hanya dikirim 30 ekor, karena memang ayamnya tidak ada,” aku Susi, salah satu pedagang ayam di Pasar Atas Kota Curup.(251)