Harga TBS Meningkat

1. Budi/Bengkulu Ekspress
Buah sawit milik petani yang dijual ke pabrik. Untuk minya mentahnya dibawa ke Sumbar dan Lampung.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress– Tanaman sawit sebagai salah satu komoditi andalan masyarakat di Kabupaten Mukomuko. Sejak beberapa hari terakhir harganya terus meningkat. Per hari ini (kemarin,red), harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dibeli sejumlah pabrik di daerah ini tembus Rp 1.490/kg.“Harga TBS yang di beli pabrik hampir mencapai diangka Rp 1.500/kg,” demikian Kepala Dispertan Kabupaten, Heri Prastyono melalui Kepala Seksi Kemitraan, Perizinan Budidaya Perkebunan, Sudianto.



Naiknya harga TBS tersebut, kata Sudi, dipengaruhi harga pasaran CPO mengalami kenaikan. Sehingga langsung berdampak kepada pembelian TBS petani yang langsung di jual ke pabrik di daerah ini.”Informasi yang kami terima dari manajemen perusahaan. Harga beli TBS petani masih diangka cukup mengembirakan. Ini disebabkan harga pasaran CPO dunia membaik,” katanya.

Ia juga menyampaikan, minyak mentah sawit oleh pabrik di daerah ini dibawa ke wilayah Provinsi Lampung dan Teluk Bayur, Provinsi Sumatera Barat. Kedua provinsi itu yang paling terdekat dan ada pelabuhan. “Minyak CPO asal daerah ini dibawa kedua provinsi tersebut,” bebernya.

Harga TBS per 7 November 2019, yakni, PT BMK Rp 1.490/kg, PT USM Rp 1.490/kg, PT GSS Rp 1.460/kg, PT Sapta Rp 1.385/kg, PT KSM Rp 1.410/kg, PT MMIL Rp 1.410/kg, PT SSS Rp 1.340/kg, PT SAP Rp 1.360/kg, PT KAS Rp 1.390/kg dan PT DDP Rp 1.400/kg.

“Hanya PT AMK membeli harga paling rendah Rp 1.100/kg. Ini dikarenakan pabrik tersebut masih dalam perbaikan, dan membeli TBS petani terbatas dan belum berani menaikan harga. Sedangkan, pabrik lainnya mayoritas menaikan harga Rp 25 hingga Rp 70/kg dari sebelumnya,” ungkapnya. (900)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*