Harga Sawit di Mukomuko Bertahan Tinggi

BUDI/BE
Harga buah sawit yang di beli pabrik di Mukomuko bertahan cukup tinggi.

MUKOMUKO,bengkuluekspress,com – Satu minggu terakhir ini, harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani pekebun yang di beli sejumlah pabrik di Mukomuko bertahan cukup tinggi. Mayoritas pabrik membeli di atas harga Rp 1.920/Kg. Harga tersebut tentu memberikan dampak yang positif bagi petani sawit. Karena akan berdampak langsung pada pendapatan petani. ”Hingga hari ini (kemarin), harga buah sawit yang di beli sejumlah pabrik di daerah ini bertahan cukup tinggi,” ungkap Kepala Seksi Kemitraan, Perizinan dan Budidaya Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Sudianto di konfirmasi, kemarin (14/3).

Disampaikannya, di PT SAPTA membeli buah sawit petani dengan harga Rp 1.950/Kg, PT KSM Rp 1.930, PT MMIL Rp 1.930, PT SSS Rp 1.930, PT SAP Rp 1.930, PT KAS Rp 1.930, PT DDP Rp 1.940, PT USM Rp 2.060, PT BMK Rp 1.920, PT. GSS Rp. 1.960/Kg. “Harga tertinggi di PT USM Rp 2.060/kg dan terendah di PT BMK sebesar Rp 1.920/kg,” bebernya. Menurutnya harga pembelian buah sawit bertahan cukup tinggi ditingkat pabrik dikarenakan sejumlah faktor diantaranya, harga CPO ditingkat internasional mengalami kenaikan, tidak terjadi penumpukan buah di pabrik maupun di pelabuhan yang akan mengangkut minyak mentah dan sejumlah faktor lainnya.

Ia mengimbau petani sawit dapat memanfaatkan harga yang masih bertahan tinggi tersebut. Seperti lebih baik langsung menjual ke pabrik. Jika melalui pedagang pengepul atau toke harga yang di terima lebih murah. “Harga di atas Rp 1.920/kg, petani yang tidak punya angkutan transportasi. Dan menjual melalui toke, petani yang bersangkutan masih mendapatkan keuntungan yang lumayan. Manfaatkan harga yang masih bertahan tinggi dalam satu minggu terakhir ini. Naik dan turunnya harga tbs yang di beli pabrik tidak dapat di prediksi. Karena pabrik yang membeli buah sawit petani dipengaruhi harga CPO di pasaran internasional,” pesan Sudianto. (end)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*