Harga Lada Anjlok

LADA: Salah satu petani lada di Kecamatan Luas saat menjemur lada hasil panen, Rabu (21/8).

LUAS, Bengkulu Ekspress – Sejumlah petani lada di Kabupaten Kaur khususnya di Kecamatan Luas makin lemas. Sebab harga lada saat ini kian hari semakin anjlok, dan saat ini hanya bertahan di harga Rp 25 ribu saja perkilogramnya. Harga lada ini sebelumnya sempat membaik setelah pemilu pada April lalu, namun kini kembali anjlok lagi.

“Untuk Harga lada ini sudah anjok ini dan kini harganya hanya tinggal Rp 25 ribu lagi satu kilonya,” kata Kades Bangun Jiwa Kauri Yanto kemarin (21/8).

Dikatakan Kades, warganya sebagian memiliki perkebunan lada juga mengeluhkan terkait dengan anjloknya harga hasil perkebunan lain seperti cengkeh. Namun harga cengkeh tak seanjok lada sebab saat ini masih bertahan di harga Rp 60 ribu perkilonya. Kondisi ini juga dibenarkan oleh Bahrun (37) warga Luas menurutnya warga tak ada pilihan disaat lada anjok menjual atau menyimpannya dalam waktu yang tak ada kepastian.



“Sebagaian yang butuh uang tak ada pilihan lain selain menjual, tapi ada juga yang masih menyimpan lada menunggu harga tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Mansur (43) salah pengumpul lada di kecamatan setempat, ia mengaku memang saat ini harga lada belum stabil. Menurutnya hal ini lantaran memang harga dari pembeli di Jakarta memang sedang mengalami penurunan. Sehingga tentunya tak ada pilihan lain selain ikut menurunkan harga beli. “Kita jual juga harganya anjolok makanya dibeli seharga sekitar Rp 25 ribuan sedangkan cengkeh kita beli Rp 60 ribu,” singkatnya.(618)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*