Harga Ikan Melambung

ARY/Bengkulu Ekspress. Salah seorang pedagang ikan di Pasar Atas Kota Curup, dalam beberapa hari terakhir harga ikan air tawar di Kabupaten Rejang Lebong tinggi

HARGA  ikan air tawar di Kabupaten Rejang Lebong pada perayaan tahun baru kemarin melambung tinggi. Kenaikan tertinggi terjadi pada Ikan Nila yaitu menyentuh angka Rp 40 ribu.  “Yang semua ikan air tawa saat ini naik harganya,” ungak Zainal (40) salah satu pedagang ikan di Pasar Atas Kota Curup.

Kenaikan harga ikan ini menurutnya terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun puncaknya saat Minggu (1/1) kemarin. Dimana kenaikan tertinggi ada pada Ikan Nila yaitu mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Padahal biasanya harga ikan nila hanya Rp 25 ribu per Kg.

“Kalau kemarin (Sabtu 31 Desember 2016), harganya masih Rp 35 ribu, namun saat ini sudah menjadi Rp 40 ribu,” jelasnya.

Menurut Zainal kenaikan tersebut lebih kepada karena tidak adanya pasokan ikan air tawar baik dari Kabupaten Rejang Lebong maupun dari luar Rejang Lebong. Saat pasokan berkurang tersebut, permintaan cukup tinggi terutama saat tahun baru, sehingga secara otomatis harganya melambung. Bahkan menurutnya dihari Minggu kemarin ia hanya menjual sekitar 10 kilogram Ikan Nila saja, itupun menurutnya ukuranya terbilang kecil dari hari biasanya.

“Yang dijual hari ini sangat sedikit, itupun saya mengambil dari kolam langsung,” paparnya.

Untuk pasokan ikan air tawar sendiri khususnya Ikan Nila, menurut Zainal sebagian besar masih disuplai dari luar Rejang Lebong khususnya dari daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Terkait dengan kurangnya pasokan ikan dalam beberapa waktu terakhir ia belum bisa memastikannya.

Tak hanya jenis Ikan Nila, harga Ikan Mas dan Lele juga mengalami kenaikan yang signifikan. Dimana untuk harga Ikan Mas sendiri saat ini sudah diangka Rp 35 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang hanya dihargai Rp 28 ribu per kilogram. Begitu juga dengan Ikan Lele yang saat ini ada diharga Rp 30 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya dikisaran Rp 22 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ikan yang cukup signifikan tersebut sudah dirasakan oleh sejumlah warga. Salah satunya seperti yang disampaikan Nora (35) salah seorang warga Kota Curup. Selain mahal, menurut Nora keberadaan Ikan Nila memang sulit untuk dicari, padahal menurutnya ia sangat membutuhkan Ikan Nila untuk acara yang akan dilaksanakan dirumahnya.

“tadi sudah keliling nyari tapi tak ketemu, ketemu ukurannya kecil harganya mahal juga,” terang Nora.(251)