Harga Ikan Laut Melonjak

Aktifitas di pasar Koto Jaya dan harga bahan pokok mulai naik dan harga ikan laut dan lokan naik signifikanMUKOMUKO,BE – Harga ikan laut dan lokan menunjukan kenaikan cukup signifikan. Padahal di daerah Mukomuko merupakan salah satu penghasil penangkapan ikan cukup banyak dan penghasil Lokan yang merupakan makanan khas daerah.  Harga Ikan laut seperti ikan tongkol pada sebelumnya Rp 25 ribu/kg, kemarin (21/7) naik menjadi Rp 35 hingga Rp 40 ribu/kg, ikan belato Rp 20 ribu /kg naik menjadi 30 ribu/kg  dan jenis ikan laut lainnya. Begitu pun dengan harga Lokan, sebelumnya satu mangkok ukuran cuci kecil Rp 10 ribu, kemarin mengalami kenaikan mencapai Rp 15 ribu. Penjual ikan di Pasar Koto Jaya, Yanto mengatakan naiknya harga ikan laut khususnya tongkol dikarenakan hasil tangkapan nelayan sedikit. Sehingga pihaknya kesulitan untuk mendapatkan jensi ikan itu dan dengan terpaksa harganya  mengalami kenaikan yang cukup tinggi. “ Dari nelayannya yang sulit kita mendapatkan ikannya. Sedangkan permintaan banyak namun ketersediaan ikan berkurang,”katanya.
Hal senada disampaikan penjual Lokan, Surya bahwa lokan yang ada di wilayah Mukomuko khususnya kecamatan kota sudah mulai sulit untuk didapat, walaupun ada pendapatan jumlah lokan terbatas. “ Jika lokannya banyak dan mudah ditangkap harganya murah  dan sebaliknya.  Harganya Rp 15 ribu/ satu mangkuk  dan tidak bisa ditawar,”tutupnya.
Sementara itu harga  sayur mulai mengalami kenaikan. Namun kenaikan tersebut masih terbilang wajar yakni Rp 2 ribu.  Contohnya harga kentang sebelumnya Rp 8 ribu  naik menjadi Rp 10 ribu/kg, sayur sawi Rp 8 ribu naik menjadi Rp 10 ribu/kg. Sedangkan kebutuhan yang mengalami penurunan yakni telur ayam ras yang sebelumnya Rp 36 ribu/karpet turun menjadi Rp 34 ribu/karpet. “Kami mengharapkan harga-harga bahan pokok tetap stabil. Jika mengalami kenaikan  maksimal Rp 3 ribu dinilai wajar-wajar saja. Kita minta pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan dan jika terjadi kenaikan harga yang terbilang tidak wajar diharapkan pemerintah mengambil langkah dan solusi,” pinta Ibu Yanti yang berbelanja di Pasar Koto Jaya, kemarin pagi. (900)