Harga Dua Komoditi Masih Rendah

MUKOMUKO,BE – Harga dua komoditi andalan masyarakat di Kabupaten Mukomuko yanki tandan buah segar (TBS) dan getah karet belum tampak bakal adanya kenaikan harga.

Untuk harga TBS Rp 950/kg yang dijual atau diterima ke pabrik penerima TBS, sedangkan getah karet Rp 7 ribu/kg yang dijual petani ke para toke karet. “Harga dua komoditi ini belum ada tampak kenaikan yang membuat para petani semakin mengeluh dengan harga yang rendah,” ujar Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Mukomuko, Khoiruddin Siregar.

Menurutnya, jika harga dua komoditi tetap bertahan dan tidak ada kenaikan maka dikhawatirkan para petani yang ada  di Kabupaten Mukomuko khususnya petani kecil akan semakin jatuh miskin.

Di sisi lain Khoiruddin juga menanyakan mengenai tim penetapan atau pengawasan harga TBS yang informasi ia terima sudah terbentuk, namun sejauh ini pihaknya belum melihat  adanya tim tersebut turun ke lapangan. “Informasi yang saya peroleh tim penetapan harga sudah dibentuk. Namun hingga saat ini kita belum melihat adanya petugas yang turun ke lapangan,”katanya.

Disampaikan Khoiruddin, jika tim tersebut sangat benar sudah terbentuk, maka harga-harga komoditi khususnya harga TBS yang diterima oleh pabrik TBS yang ada di Kabupaten Mukomuko dapat terpantau dengan maksimal dan pihak perusahaan tidak lagi menguasai harga TBS yang dibeli dari petani.

“Inilah harapan kita jika tim tersebut dibentuk. Sehingga harga yang dibeli oleh pabrik penerima TBS itu bisa terpantau. Dan tim tersebut nantinya juga akan berfungsi untuk memberitahu dan menjelaskan kepada petani mengenai harga sebenarnya yang tentunya harus berdasarkan peraturan yang ada,” harapnya. (900)