Harga Daging Sapi Naik


KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Menjelang pergantian tahun harga sejumlah Sembako atau bahan pokok mulai naik. Seperti harga daging sapi segar yang semula hanya Rp 110 ribu per kilogramnya sekarang meranjak naik hingga 120 ribu per kilo gramnya.

“Harga daging sapi ini naik turun, kalau normalnya itu sekitar Rp 110 ribu per kilonya. Tapi karena stok kurang dan mau tahun baru kita sekarang jual Rp 120 ribu per kilonya,” ujar Yanto (58), salah seorang pedagang daging sapi di depan Lapangan Merdeka, kemarin, (30/12).

Dikatakannya, kenaikan harga daging sapi ini dipicu meningkatnya permintaan daging sapi dan daging ayam saat Natal dan Tahun Baru 2019. Sedangkan di sisi lain, pasokan daging sapi tidak terlalu melimpah. Kenaikan harga juga terjadi untuk daging ayam. Harga daging ayam yang semula Rp 35 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Kenaikan harga daging ayam ini juga dipicu meningkatnya permintaan daging ayam Tahun Baru.

“Harga daging sapi dan kerbau semuanya sama dan tidak ada perbedaan, dan kenaikan ini sudah biasa setiap setiap menjelang hari besar,” ujarnya.

Sedana juga diakui Hayati (54), menurutnya kenaikan harga daging sapi saat natal dan tahun baru tidak sebesar ketika Puasa dan Lebaran. Dimana kenaikan harga daging sapi ini masih dalam batas wajar. Namun semenjak kenaikan harga daging ini membuat penjualan daging sapi tidak seramai. Biasnya pada saat ramai ia bisa menjual daging sapi sebanyak 30 hingga 50 kilogram per hari.  “Sejak harga daging ini naik minat pembeli menurun, dan juga biasanya harga ini mulai normal lagi habis tahun baru nanti,” singkatnya.(618)