Harga Daging Rp 150 Ribu/kg

IRUL/Bengkulu Ekspress PEDAGANG: Para pedagang daging sapi dan kerbau dadakan jelang puasa di sekitar lapangan Merdeka tampak sibuk melayani pembeli, Minggu (5/5).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Sehari jelang datangnya bulan suci Ramadan 1440 H, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai naik terutama bahan pokok untuk keperluan sahur. Seperti harga daging sapi dan kerbau tembus Rp 150 ribu/kg naik Rp 20 ribu yang sehari sebelumnya masih dijual Rp 130 ribu perkilogram. Meski demikian, daging hewan sapi dan kerbau itu tetap diburu warga.



“Sebelumnya harga daging sapi ini hanya Rp 120-Rp 130 ribu per kilogram, tapi menjelang puasa ini naik menjadi Rp 150 ribu,” ujar Arief (39), salah seorang pedagang daging sapi dadakan di depan lapangan Merdeka kemarin, (5/5).

Dari pantauan wartawan Bengkulu Ekspress kemarin (5/5), sejak pagi para pedagang daging sapi dan kerbau mulai terlihat berjejer ditepi jalan lapangan merdeka. Mereka datang dari berbagai pelosok Kabupaten Kaur. Pedagang daging dadakan seperti ini sudah jadi tradisi warga setiap masuk bulan puasa dan Idul Fitri, para pembeli sejak pagi sudah ramai datang untuk membeli daging. Meskipun harga daging menembus Rp 150 ribu, warga tetap berdatangan untuk membeli daging untuk menu sahur tersebut.

“Naiknya harga daging ini karena harga beli sapi dan kerbau sudah lumayan tinggi. Sehingga kami tidak ada pilihan lain selain menaikan harga jual, dan disini untuk tulang-tulang atau kilil kita jual Rp 90 ribu perkilonya,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Rozi (45), pedagang daging kerbau. Ia mengaku harga ini jauh melonjak dari tahun sebelumnya yang dihargai Rp 120 ribu perkilogram. Para penjual daging di lapangan Merdeka kemarin masih menjajakan daging segar hingga menjelang sore hari dan masih bertahan diharga Rp 140 ribu per kilonya.  “Harga daging sapi kerbau semuanya sama dan tidak ada perbedaan, dan memang harga danging tahun ini lebih mahal dari tahun sebelumnya,” ujarnya. (618)