Harga Daging Ayam Turun

TURUN: Harga ayam pedaging  yang dijual pedagang di pasar tradisional  Kabupaten Mukomuko akan turun dan kembali stabil.
TURUN: Harga ayam pedaging yang dijual pedagang di pasar tradisional Kabupaten Mukomuko akan turun dan kembali stabil.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Sejak beberapa pekan terakhir, harga daging ayam potong yang dijual pedagang di pasar-pasar tradisional mengalami kenaikan hingga di atas Rp 50 ribu perkilogram. Namun sejak Minggu (21/1), harga mulai mengalami penurunan. Mulyadi, pedagang ayam pedaging di pasar tradisional Koto Jaya mengatakan, harga daging ayam turun dari sebelumnya Rp 50 ribu, menjadi Rp 40 ribu perkilogram.

Penurunan harga tersebut kata dia, baru terjadi beberapa hari terakhir. Sebab pasokannya cukup banyak. Dia juga mengaku, meski harga ayam pedaging turun, pembeli tetap normal seperti biasanya.

“Untuk pembeli sama seperti sebelumnya,” ujarnya.

Turunnya harga juga dipicu musim cuaca ekstrem dan usai hari besar seperti sebelumnya menjelang tahun baru, harga daging ayam melonjak.

“Saya prediksikan harga daging ayam akan terus mengalami penurunan hingga kembali normal di harga sekitar Rp 30 atau Rp 32 perkilogram,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Disperindag, Kop dan UKM Kabupaten Mukomuko, A Halim SE MSi dikonfirmasi Bengkulu Ekspress menyampaikan, turunnya harga daging ayam disebabkan sejumlah faktor. Diantaranya, kebutuhan akan daging ayam stoknya banyak dan pedagang pengecer membeli kepada peternak ayam lebih murah. Sehingga pedagang menjual kepada konsumen dengan harga yang lebih murah dari sebelumnya.

“Stok ayam pedaging banyak, sehingga mempengaruhi harga jual. Ditambah lagi pedagang pengecer banyak mengambil ayam dari luar daerah,” ungkapnya (900)