Harga Cabai Melonjak

harga cabai rawit masih kisaran Rp 35 ribu dan cabai merah keriting Rp 30 ribu per kilogram (kg), saat ini harga cabai rawit di pasar menembus Rp 45 ribu dan cabai merah keriting Rp 35 hingga 38 ribu per Kgnya.
harga cabai rawit masih kisaran Rp 35 ribu dan cabai merah keriting Rp 30 ribu per kilogram (kg), saat ini harga cabai rawit di pasar menembus Rp 45 ribu dan cabai merah keriting Rp 35 hingga 38 ribu per Kgnya.

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Harga kebutuhan dapur seperti cabai di pasar tradisional Kabupaten Kaur saat ini melonjak. Jika beberapa pekan terakhir lalu harga cabai rawit masih kisaran Rp 35 ribu dan cabai merah keriting Rp 30 ribu per kilogram (kg), saat ini harga cabai rawit di pasar menembus Rp 45 ribu dan cabai merah keriting Rp 35 hingga 38 ribu per Kgnya.

“Sekarang ini harga cabai naik, terutama cabai rawit yang sampai Rp 45 ribu dan kalau cabai merah di tingkat petani Rp 30 ribu tapi kalau sudah dipasar harganya Rp 35 ribu per kg, dan sekarang harga cabai ini susah diprediksi kadang naik kadang turun,” ujar Sirajjudin (45), salah satu petani cabai merah kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (28/1).
Dikatakan Siraj, ia memprediksi harga cabai di Kabupaten Kaur ini akan terus melonjak untuk beberapa hari kedepan. Sebab saat ini stok cabai yang beberapa waktu terakhir berasal dari Kaur sudah mulai langka dan banyak didatangkan dari Provinsi Lampung. Sedangkan untuk cabai lokal sendiri belum ada, karena menurutnya saat ini sejumlah petani di beberapa wilayah Kecamatan Kabupaten Kaur baru memulai menanam cabai.

“Cabai naik ini karena pasokan kurang dan juga musim hujan angin banyak petani gagal panen dan tentu ini membuat harga melonjak,” ujarnya.
Sementara itu, Julian (38), salah satu pedagang dan juga pengepul cabai merah di Kecamatan Kaur Selatan mengaku, bahwa harga cabai rawit dan merah keriting melonjak ini dikarenakan pasokan dari daerah berkurang dari biasanya. Sehingga hal ini sangat berdampak pada minimnya ketersediaan di pasar tradisional. Juga belum lagi diketahui pasti penyebab minimnya pasokan dari hasil petani. Namun ini duduga akibat cuaca ekstrem sangat berdampak terhadap cabai yang ditanam para petani.

“Memang sekarang ini pasokan cabai agak kurang dan ini yang membuat harga naik, ini karena banyak petani gagal panen karena cuaca buruk ini. Kalau kita sekarang jual di pasar untuk cabai merah antara Rp 35 ribu hingga Rp 38 ribu per kgnya,” tandasnya.(618)