Harga Bawang Putih Diprediksi Bakal Turun

IST/Bengkulu Ekspress PANTAU SEMBAKO : Kapolsek Talang Empat, Iptu Ahmad Khairuman SE memantau harga sembako di pasar tradisional Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, kemarin (7/5).

TALANG EMPAT, Bengkulu Ekspress-Seperti yang terjadi di daerah lain, harga bawang putih di pasar tradisional di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) juga meroket. Jika sebelumnya pembeli bisa mendapatkan bawang putih seharga Rp 40 ribu per Kilogram, saat ini harga bawang putih melambung tinggi dengan harga Rp 90 ribu per Kilogram. Tak begitu sulit didapat, beberapa pedagang ada juga menjual dengan harga Rp 70 ribu sesuai dengan modal masing-masing.



“Hasil pantauan di lapangan, harga bawang putih mengalami kenaikan sebesar Rp 50 ribu per Kilogram jika dibandingkan dengan minggu lalu,” ungkap Kapolsek Talang Empat, Iptu Ahmad Khairuman SE, usai melakukan monitoring di pasar Desa Kembang Seri, Selasa (7/5) kemarin.

Setelah berkoordinasi dengan para pedagang, kata Kapolsek, kenaikan harga bawang putih secara signifikan terjadi akibat stok bawang yang mulai berkurang. “Informasi yang didapat, harga bawang putih akan turun dalam minggu-minggu ini. Sebab, dalam minggu ini bawang putih dari berbagai daerah akan banyak dipanen,” jelas Kapolsek.

Sementara harga komoditi dan sembako lainnya masih dikategorikan stabil alias belum ada kenaikan secara signifikan. Pun begitu, beberapa sembako juga mulai mengalami penurunan secara bertahap. Seperti, bawang merah seharga RP 50 ribu per kilogram dari yang sebelumnya mencapai Rp 55 ribu per Kilogram. “Penurunan harga juga terjadi pada daging ayam ras. Jika sebelumnya per Kilogramnya dijual dengan harga Rp 34 ribu, saat ini daging ayam ras bisa dibawa pulang dengan harga Rp 32 ribu per kilogram,” demikian Kapolsek.(135)