Harga Ayam Potong Naik


CURUP, Bengkulu Ekspress – Ditengah kabar rencana masuknya ayam impor dari Brasil. Saat ini harga ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong mulai berangsur naik selama beberapa hari terakhir. Direktur CV Memey Tun Ite, Fauzi salah satu distributor ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong mengungkapkan saat ini harga 1 Kg ayam hidup sudah diangka Rp 24 ribu per Kg.

“Harga ayam hidup sekarang Rp 24 ribu per Kg, harga ini naik Rp 10 ribu per Kg dair sebelumnya Rp 14 ribu per Kg pada akhir Agustus kemarin,” sampai Fauzi saat dikonfirmasi Rabu (18/9) kemarin.

Dengan harga ayam potong hidup sudah Rp 24 ribu per Kg tersebut, maka menurut Fauzi harga 1 Kg ayam potong ditingkat pedagang di sejumlah pasar di Kabupaten Rejang Lebong berkisar antara Rp 39 ribu sampai Rp 40 ribu per Kg. Harga tersebut naik dari harga sebelumnya Rp 30 ribu per Kg.

Naiknya harga komoditas ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, menurut Fauzi karena ketersediaan stok ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong berkurang dari biasanya. Sehingga menurut Fauzi berlaku hukum pasar, saat permintaan meningkat atau permintaan normal sedangkan pasokan berkurang maka secara tidak langsung pasti akan menaikkan harga jual.

Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan, harga ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong sendiri masih berpatokan dengan pasokan, karena memang kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong masih mengandalkan pasokan dari luar Rejang Lebong terutama dari wilayah Sumatera Selatan seperti dari Kota Lubuklinggau.”Karena stok diperternak lokal kita terbatas, sehingga kita saat ini masih mengandalkan pasokan dari luar Rejang Lebong,” terang Fauzi.

Menurut Fauzi dalam seharinya kebutuhan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong mencapai Rp 8 ton, sedangkan yang dipasok peternak lokal hanya sekitar 1,7 ton sampai 2 ton saja.Padahal menurut Fauzi bila kebutuhan akan ayam potong bisa dipenuhi para peternak lokal, maka menurutnya bisa saja harga ayam di Kabupaten Rejang Lebong bisa stabil. Disisi lain, Fauzi juga mengaku dengan masih sedikitnya pasokan ayam lokal tersebut maka menurutnya bisa menjadi peluang usaha peternakan ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong.

“Sebenarnya dengan kita masih mengandalkan pasokan ayam dari luar, maka bisa menjadi peluang usaha untuk membuka peternakan ayam di Rejang Lebong termasuk BUMDes dengan dana desanya bisa membuka usaha pertenakan ayam,” demikian Fauzi.(251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*