Hardiknas, Dikpora Berduka

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Meskipun diselimuti duka akibat bencana, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah tetap menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman kantor Bupati Benteng, Kamis (2/5) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Benteng, Dr H Ferry Ramli SH MH mengatakan bahwa Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Benteng sedang mengalami duka mendalam. Sebab, banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu membuat sejumlah sarana dan prasarana pendidikan mengalami kerusakan. Baik tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah dasar (SD) maupun pendidikan anak usia dini (PAUD) yang tersebar di berbagai desa.



Pun begitu, Bupati berharap agara seluruh guru dan pelajar bisa bersabar dan bangkit untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Mari tingkatkan kualitas pendidikan. Sumber daya manusia (SDM) harus diutamakan. Seperti sikap disiplin, kreatif dan inovatif. Seluruh pelajar harus bersemangat dalam menempuh pendidikan dan mengejar prestasi untuk menggapai cita-cita yang diharapkan,” imbau Bupati usai upacara. Usai upacara Hardiknas, Bupati memerintahkan seluruh guru dan pejabat dan staf Dinas Dikpora Kabupaten Benteng untuk membantu sekolah yang terkena bencana alam.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Benteng, Saidirman SE MSi mengatakan, terdapat sebanyak 17 gedung sarana pendidikan yang terkena dampak bencana (selengkapnya lihat grafis). Rinciannya, 2 SMP, 7 SD, 1 gedung satuan pendidikan non formal sanggar kegiatan belajar (SPNF SKB) serta 7 PAUD.

“Dari belasan bangunan, terdapat 6 sekolah yang terparah akibat terendam banjir dan lumpur. Saat ini masih dalam tahap pembersihan, dan dipastikan hampir seluruh sarana dan prasana yang ada di sekolah mengalami kerusakan dan tak bisa digunakan lagi,” ungkap Saidirman.

Menyikapi bencana alam yang terjadi, Saidirman mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar dapat menggelontorkan dana perbaikan. “Untuk kerugian memang belum terdata secara rinci dan direkap. Yang jelas, kami akan ajukan usulan ke Pemerintah Pusat untuk perbaikan. Jika tak ada, akan kami upayakan dari APBD. Perbaikan akan diupayakan secepatnya dan menjadi skala prioritas,” demikian Saidirman.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*