Harap Jalan Ambles Membahayakan

3
ASRI/Bengkulu Ekspress
PASANG; Anggota Satlantas Polres Bengkulu Selatan  memasang police line sebagai tanda bahaya bagi pengendara yang mau melintas di jalan amblas Desa Ketaping, Manna, Selasa (2/10).

MANNA, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Ketaping, Manna mengeluhkan jalan ambles dekat jembatan Desa Ketaping. Jalan ini merupakan jalan lintas Kota Manna- Kaur. Warga sangat berharap jalan ambles akibat hujan deras pasa Sabtu malam (28/9) tersebut segera diperbaiki. Karena jalan rusak pada separuh badan jaka dengan kedalaman 3 meter itu sangat membahaakan pengendara motor dan mobil.

“Kami sangat berharap jalan ambles ini segera diperbaiki,” kata Hadi warga setempat.

Hadi mengatakan, jika terus dibiarkan dirinya khawatir ada kendaraan yang tercebur dalam lubang di jalan rusak itu. Sebab, lubang tersebut besarnya mencapau separuh badan jalan. Bahkan dalamnya lebih dari 3 meter. Jika pengendara tidak hati-hati saat melintas, kendaraan bisa tercebur dan bisa berakibat fatal.

“Saat ini pengendara yang mau melintas harus waspada dan mengantre. Sebab, jalan itu hanya muat dilalui satu kendaraan roda empat saja,” ujar Hadi.

Kapolres Bengkulu Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP Rudy Purnomo Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Kusman Jaya SH mengatakan, untuk mengantisipasi agar tidak ada korban jiwa pada jalan ambles tersebut, kemarin (2/10), polisi memasang police line di sana. Hal itu dimaksudkan agar pengendara yang melintas segera tahu, jika di lokasi tersebut ada jalan amblas. “Kami sudah pasang tanda bahaya. Kami minta pengendara yang melintas harus waspada,” ujar Kusman.



Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan Ir Silusteru, mengaku sudah menerima laporan jembatan rusak tersebut. Dirinya mengaku bakal berkoordinasi dengan Plt Bupati Bengkulu Selatan  untuk mencarikan solusi terbaik. Sebab, sebelumnya jalan dekat jembatan Palak Sarak yang ambles saat hari raya Idul Fitri lalu, hingga saat ini belum diperbaiki. Namun sudah dianggarkan dana untuk perbaikannya pada APBDP 2018 ini. “Kami upayakan nanti solusi mengatasinya, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” ujar Silus. (369)