Hanyut, IRT Nyaris Tewas

LARIKAN Korban hanyut di arus sungai Padang Guci mendapatkan perawat di RSUD Kaur, Selasa (37 (1)
IRUL/Bengkulu Ekspress
LARIKAN: Korban hanyut di arus sungai Padang Guci mendapatkan perawat di RSUD Kaur, Selasa (3/7).

PAGULU KABUPATEN KAUR, Bengkulu Ekspress – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hartini (43), warga Desa Pagar Alam Kecamatan Padang Guci Hulu (Pagulu) Kabupaten Kaur, nyaris kehilangan nyawanya. Korban hanyut terseret arus sungai Padang Guci, Selasa (3/7). Beruntung ada warga yang melihat peristiwa tersebut dan langsung berupaya menyelamatkan korban dan langsung membawa korban ke RSUD Kaur.

“Korban ini ditemukan warga yang mancing di sekitar sungai, yang tiba-tiba melihat korban hanyut, dan korban kini masih dirawat di rumah sakit,” kata Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH SIK melalui Kapolsek Pagulu IPDA Samsul Rizal SH, kemarin (3/7).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa naas yang sempat membuat geger warga itu pertama kali diketahui oleh Lemin (43), warga setempat sekitar pukul 13.00 WIB. Dari keterangan saksi yang mancing ikan di sekitar sungai, ia melihat korban pada saat itu sedang hanyut dibawa arus dengan kondisi telentang. Lalu korban terkejut dan langsung memberi tahu warga setempat.

Dalam kondisi pingsan oleh warga ini kemudian korban langsung dilarikan ke RSUD Kaur untuk mendapat perawatan medis. Korban hanyut dan tercebur ke sungai itu diduga depresi lantaran memiliki permasalahan keluarga selama ini. Sehingga diduga korban ingin mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sungai. Hingga berita ini diturunkan korban masih menjalani perawatan di RSUD Kaur.

“Korban beruntung dapat diketahui oleh warga yang mancing di sungai, kalau tidak, nyawa korban bisa melayang. Nah untuk penyebab korban tenggelam atau hanyut ini kita belum tahu karena apa, kalau mau ke kebun korban tidak ada kebun, dan kasus ini masih kita selidiki dulu,” jelas Kapolsek. (618)