Hanyut di Selokan, Bocah 4 Tahun Meninggal Dunia

MENINGGAL DUNIA: Bocah 4 tahun ditemukan meninggal dunia karena hanyut di selokan atau saluran drainase.

ULU MANNA, bengkuluekspress.com – Warga Desa Lubuk Tapi saat ini sedang berduka. Pasalnya salah satu warga setempat Lio, mendapatkan musibah. Anaknya yang berumur 4 tahun dan sedang lucu-lucunya, Aura, ditemukan meninggal dunia di selokan atau saluran drainase di desa tersebut. Jenazahnya sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kapolsek Ulu Manna, Iptu Saryono SH membenarkan adanya peristiwa bocah yang hanyut di selokan ditemukan meninggal dunia tersebut. Dikatakan Saryono peristiwa penemuan mayat bocah malang tersebut, Sabtu (10/7) sekitar pukul 17:35 wib. Mayatnya ditemukan di pinggiran sungai Air Manna dengan jarak sekitar 2 km dari tempat korban mandi.

Adapun kronologis kejadian berawal, pada hari Sabtu sekitar pukul 16:00 wib, korban bersama kakaknya Suci (7) murid kelas 1 SD di desa setempat sedang mandi hujan. Sebab saat itu sedang turun hujan. Pada saat sedang mandi, korban terpeleset dan jatuh ke dalam selokan, sehingga korban terseret arus air selokan. Sebab saat kejadian arus air selokan tersebut dalam kondisi deras.

Melihat sang adik terperosok dalam selokan dan hanyut, kakak korban, Suci langsung berteriak minta tolong dan memberitahukan kepada warga dan orang tuanya, jika sang adik hanyut di selokan. Setelah itu, orang tu korban bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir sepanjang aliran selokan tersebut.

Korban berhasil ditemukan oleh warga di pinggiran sungai air manna dengan jarak sekitar 2 km dari tempat korban terpeleset sekitar pukul 17.35 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Akibat kejadian tersebut, terdapat luka lecet pada mata kaki kanan dan luka lecet pada kepala bagian belakang korban. Hal tersebut diduga akibat benturan pada dinding dan lantai selokan.

“Kedua orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan korban dimakamkan pada hari Minggu (11/7) di TPU desa setempat,” ujar Saryono. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*