Hanya 6 Pemda Terima CPNS

Tes-CPNS-Kanwilhukum-dan-HAM-BENGKULU, BE – Ini kabar gembira bagi masyarakat Bengkulu yang ingin mengikuti tes penerimaa calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya, berdasarkan hasil rapat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – RB), sore kemarin mendapatkan kepastian penerimaan CPNS. Di Provinsi Bengkulu hanya 6 Pemda saja yang bisa membuka lowongan CPNS. Keenamnya diketahui Pemprov Bengkulu dan 5 kabupaten; Seluma, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Rejang Lebong dan Lebong. “Selain menerima usulan dari Pemprov, KemenPAN RB juga menerima usulan penerimaan CPNS  dari 5 kabupaten,” kata Kepala BKD Provinsi, Tarmizi kepada BE, tadi malam.
Hanya saja jumlah kuota penerimaan baru akan disampaikan KemenPAN dan RB dalam rapat lanjutan yang digelar siang ini.
“Berapa jumlah  atau kuota yang diterima oleh KemePAN dari masing-masing kabupaten dan Provinsi kita belum tahu, karena hasilnya baru diberikan setelah rapat lanjutan besok (hari ini),” imbuhnya.
Untuk 5 kabupaten/kota lain, seperti Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko, Kaur dan Bengkulu Selatan, Tarmizi mengaku tidak dibahas oleh KemePAN. “Saya tidak tahu mengapa kabupaten/kota lainnya tidak dibahas. Kemungkinan besar karena tidak memenuhi persyaratan analisis jabatan, analisis beban kerja dan belanja pegawainya di atas 50 persen. Atau bisa juga karena 5 kabupaten/kota tersebut benar-benar tidak mengajukan tes penerimaan CPNS,” terangnya.
Disinggung soal pengangkatan tenaga honorer di 5 kabupaten/kota tersebut, Tarmizi juga mengaku belum mengetahuinya. Karena belum mendapatkan keterangan lengkap dari KemenPAN dan RB.
“Untuk pengangkatan tenaga honorer saya belum tahu pasti, apakah tetap ada atau benar-benar di hilangkan untuk 5 kabupaten/kota tersebut,” pungkasnya.
Diketahui Pemprov mengusulkan penambahan sebanyak 206 orang CPNS  ke Badan Kepegawaian Nasional berdasarkan analisis jabatan Biro Ortala. Berdasarkan Analisis Biro Ortala, jumlah PNS mencapai  7.281 orang  di Pemprov Bengkulu. Sehingga mengalami kelebihan  1.108 PNS. Namun untuk kebutuhan khusus mengalami kekurangan 206 PNS. Sehingga mengusulkan  206 formasi CPNS antara lain  23 formasi untuk kebutuhan khusus seperti penyelidik bumi, auditor, polhut, petugas survei dan pemetaan hutan, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis RSUD, akuntan.
Kemudian,  penganalisis standarisasi produk pariwisata, pengkaji rekayasa budaya, ahli geologi vulkanologi, tenaga surveyor geologi pertambangan, perekayasa alat tepat Guna, pemantau potensi wisata, penganalisis dampak lalu lintas jalan, penata laksanaan konservasi kawasan lindung dan terumbu karang. Selain itu, sebanyak 89 CPNS untuk tenaga kesehatan dokter spesialis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah DR. M Yunus (RSMY) dan Rumah Sakit Jiwa Soeprapto. Sementara 117 CPNS lagi tersebar di 21 formasi lainnya.

Rektrutmen Afirmasi
Persiapan jelang rekrutmen CPNS baru tahun anggaran 2013 pada September nanti terus dikebut. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) kemarin menetapkan hanya ada 325 instansi pusat dan daerah yang memperoleh alokasi CPNS baru dari pelamar umum.
Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menyampaikan perkembangan ini dalam Rapat Koordinasi Pengadaan CPNS 2013 di Jakarta kemarin. Azwar merinci bahwa seluruh instansi yang memperoleh alokasi CPNS baru dari pelamar umum itu tersebar di pusat maupun daerah. Rinciannya adalah untuk 68 unit instansi pusat (kementerian/lembaga), 30 unit instansi pemerintah provinsi (pemprov), dan 227 unit instansi pemerintah kabupaten dan kota (pemkab/pemkot).
“Rincian instansinya saya tidak hafal. Jumlah lowongannya seperti yang sudah saya sebutkan beberapa waktu lalu,” kata dia. Yakni untuk instansi pusat tersedia 20 ribu kursi sedangkan instansi daerah ada 40 ribu kursi.
Azwar mengatakan untuk instansi pusat pihaknya meminta tambahan lagi sebesar 5 ribu kursi, tetapi belum mendapatkan jawaban tertulis dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Diantara tambahan alokasi CPNS baru itu bakal disalurkan untuk Kemenkes. “Mereka bilang kekurangan tenaga urusan pajak. Karena Kemenkeu berjanji bakal menggenjot penerimaan pajak,” kata dia.
Sedangkan untuk instasi daerah, Azwar mengatakan jumlahnya tetap berkisar 40 ribu kursi. “Itu saja belum terserap penuh jika diturunkan dalam formasi,” katanya. Jadi Azwar mengatakan bahwa jumlah alokasi untuk instansi daerah tadi masih bersifat sementara.
Hingga kemarin Kemen PAN-RB belum melansir secara rinci nama-nama instansi yang mendapatkan alokasi CPNS dari pelamar umum atau non tenaga honorer. Alasannya masih ada 10 instansi yang menunggu teken atau persetujuan Menteri PAN-RB. “Insyallah baru besok (hari ini.red) boleh dipublikasi rinciannya,” ujar salah satu petugas data Kemen PAN-RB.
Azwar menuturkan bahwa ada banyak alasan instansi tidak menerima alokasi CPNS dari pelamar umum. Yakni instansi tersebut memang sama sekali tidak meminta formasi atau alokasi CPNS baru pelamar umum. “Meskipun yang lain meminta jatah, bisa saja ada instansi yang tidak minta. Apakah tidak boleh,” tandasnya lantas tertawa.
Menteri sekaligus petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuturkan, instansi yang tidak meminta jatah CPNS baru dari pelamar umum itu bisa memiliki banyak alasan. Diantaranya adalah jumlah PNS di instansi itu masih penuh atau kekurangan CPNS baru cukup ditambal dari alokasi pengangkatan CPNS baru dari pelamar tenaga honorer kategori II (KII).
Khusus untuk penerimaan pelamar tenaga honorer ini, hanya diikuti tenaga honorer KII yang memenuhi kriteria. Saat ini jumlah tenaga honorer KII yang siap mengikuti tes sebesar 611 ribu orang lebih. Padahal yang alokasi CPNS baru dari pelamar tenaga honorer KII hanya sepertiganya saja.
Tes untuk kelompok ini menggunakan lembar jawaban komputer, sedangkan untuk pelamar umum menggunakan computer Assisted Test (CAT).
Instansi yang tidak menerima alokasi CPNS baru juga bisa disebabkan karena belanja pegawainya lebih dari 50 persen dari APBD yang disiapkan. “Aturan ini tetap dijalankan sebagai hasil dari kebijakan moratorium penerimaan CPNS baru dulu,” ujar Azwar.
Selanjutnya Azwar juga mengatakan penerimaan tes CPNS baru 2013 menggunakan kebijakan afirmasi. Pemerintah menyiapkan 62 formasi di kementerian/lembaga untuk pelamar cacat/disabilitas. Selain itu ada 140 untuk atlet berprestasi sebagai pelatih olahraga yang ditempatkan di provinsi, kabupaten, dan kota. Lalu juga ada 100 formasi untuk putra-putri potensial dari Papua dan Papua Barat.(400)