Hanya 4 Kabupaten Dapat Sumur Bor

Bakti/Bengkulu Ekspress
SUMUR BOR : Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian ESDM RI, Susyanto (tengah) foto bersama Bupati Benteng, Wakil Bupati Benteng, Bupati Kepahiang serta perwakilan Bupati penerima bantuan, kemarin (9/1).

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Maneral (ESDM) menyalurkan bantuan 2 unit sumur bor ke Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Sumur bor berkapasitas besar tersebut untuk masyarakat di Desa Taba Renah, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Benteng.



Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian ESDM RI, Susyanto menegaskan, bahwa pemberian bantuan sumur bor merupakan salah satu tupoksi Kementerian ESDM dalam menyediakan sumber air bersih bagi masyarakat.

Tahun 2019 ini, kata Susyanto, pihaknya telah menggelontorkan dana untuk pembangunan 2.220 unit sumur bor yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.Terkhusus Provinsi Bengkulu, lanjutnya, bantuan sumur bor disalurkan ke 4 kabupaten. Yakni 2 unit sumur bor di Kabupaten Benteng, 1 unit sumur bor di Kabupaten Kepahiang, 1 unit sumur bor di Kabupaten Mukomuko dan 1 unit sumur bor di Kabupaten Kaur.

“Secara keseluruhan, bantuan sumur bor pada tahun 2019 ini berjumlah sebanyak 5 unit,” jelas Susyanto.

Disampaikan Susyanto, penyaluran bantuan tentu saja tak semerta-merta diberikan. Melainkan, atas dasar usulan dari Pemerintah Desa (Pemdes) yang diteruskan oleh Pemda Kabupaten serta Pemda Provinsi.”Sebelum disalurkan, kami telah melakukan chrosschek layak atau tidak menerima bantuan. Kategori penerima adalah daerah yang berada di daerah dataran tinggi yang mengalami kesulitan mendapat air bersih,” ungkapnya.

Pantauan Bengkulu Ekspress, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Desa Taba Renah, Rabu (9/1) kemarin. Hadir diantaranya, Bupati Benteng Dr H Ferry Ramli SH MH, Wakil Bupati Benteng Septi Peryadi, Asisten II Setda Pemkab Mukomuko, Kepala Dinas PU Kabupaten Kaur serta segenap Kepala OPD di lingkungan Pemda Benteng.

Melalui kesempatan itu, Bupati Benteng mengingatkan kepada masyarakat serta Pemerintah Desa penerima manfaat agar dapat menjaga bantuan yang telah diberikan.”Bantuan yang diterima harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Jangan sampai terbengkalai. Jika terdapat kekurangan sarana pendukung, silakan sampaikan usulan kebutuhan ke OPD teknis di Kabupaten Benteng,” pesan Bupati.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa (Kades) Taba Renah, Sunarno dalam sambutannya memberikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian ESDM. “Ini merupakan buah hasil atas usulan kami selama ini yang memang seringkali menderita krisis air bersih tatkala musim kemarau. Selain itu, kami juga berharap ada bantuan pipa yang dapat menghubungkan air dari sumur bor ke rumah-rumah warga. Yakni, ke 110 kapala keluarga (KK) di 3 (tiga) dusun,” pinta Sunarno.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*