Hamka Ditutut Jaga Sinergitas

EKO/BE
LANTIK: Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat melantik Hamka Sabri sebagai Sekdaprov Bengkulu, di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, Senin (3/2).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah resmi melantik Drs Hamka Sabri Msi sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu definitif. Dalam kinerjanya, menurut Gubernur, Sekdaprov harus mampu menjaga sinergitas. Baik kepada OPD, Pemda Kabupaten/Kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, minta pemerintah hingga media.

“Tujuannya tidak lagi, agar pemerintah bentul-betul menjadi kuat,” ujar Rohidin kepada BE, usai melantik jabatan sekdaprov di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, kemarin (3/2).

Dijelaskannya, sinergitas yang diharapkan itu dalam bentuk kerjasama. Lalu soal administrasi pemerintahaan, kepegawaian hingga keuangan daerah. Semua harus bisa diseragamkan, jika perlu kabupaten/kota itu bisa sama dengan provinsi. “Penyeragaman ini harus dilakukan,” tambahnya.

Rohidin mencontohkan, terkait penganggaran, juga tidak boleh dibedakan, antara kabupaten 1 dengan lainnya. Jika satu kabupaten diberikan anggaran kegiatan pramuka, maka kabupaten lain juga harus dianggarkan. Sehingga tidak menimbulkan konfilik pemerintah. “Saya selalu menemukan ini, dari dulu.

Anggaran pramuka, di kabupaten satu dianggarakan, yang lain tidak. Padahal mengacu undang-undang yang sama, di wilayah kerja yang sama. Otomatis, Kuarcab yang lain nanya ke gubernur. Banyaklah kegiatan yang lain,” beber Rohidin.

Termasuk dengan kerjsama media, kabupaten/kota dan provinsi bisa disamakan pola kerjanya. Menghidupkan semua media center di kabupaten/kota penting dilakukan. Agar pola informasi pemerintah bisa satu dan koordinasi bisa berjalan antara pemerintah.

“Maunya saya itu seperti itu. Jadi nampak,” ungkapnya. Sekdaprov yang baru, menurut Rohidin harus mulai membuat rapat bersama dengan sekda kabupaten/kota. Rapat pendahuluan itu, untuk mensinergitaskan semua kegiatan pemerintah. “Silahkan bahas awal ini, terkiat pengadministrasian,” kata Rohidin.

Sementara itu, terkait kosongnya jabatan Asisten I Setdaprov Bengkulu yang dijabat Hamka Sabri sebelumnya, Rohidin menegaskan, akan segara mengisi jabatan tersebut dengan pejabat eselon II yang sudah ada. “Jabatan Asisten I akan kita Pelaksana Tugas (Plt) kan dulu. Nanti mungkin diambil dari salah satu pejabat kita, yang berkorelasi dengan posisi asisten I,” jelas Rohidin.

Namun demikian, pejabat mana, Rohidin mengakui akan dipertimbangkan terlebih dahulu oleh Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat). Sehingga dalam waktu dekat, jabatan tersebut bisa diisi. “Kita minta pertimbangan Baperjakat dulu,” ujarnya.

Disisi lain, Sekdaprov Bengkulu, Hamka Sabri mengatakan, dirinya akan berupaya dalam mengemban jabatan saat ini untuk menciptakan harmonisasi. Baik antar OPD, instansi vertikal, Forkopimda maupun mitra pemerintah. “Tidak lain, untuk kesejahteraan masyarakat, dalam mewujudkan visi misi gubernur,” ujar Hamka.

Jabatan sekda, menurut Hamka memang menjadi motor penggerak dalam mencapai visi misi gubernur. Penggerak birokrasi, hingga melaksanakan kebijakan pemerintah. “Akselerasi pembangunan di Bengkulu, juga bisa lebih cepat, sebagai bahan koordinasi sekda,” bebernya.

Dijelaskannya, dirinya tidak hanya menjabat sebagai Sekdaprov tapi juga sebagai Sekretaris Forkopimda. Tentunya, peran ini sengat fital, ketika harmonisasi pemerintah itu tidak berjalan. “Akselerasi ini yang akan kita terus lakukan,” tutup Hamka. (151)