Hadiri Upacara, Wabup Ingatkan Prokes

UPACARA: Wabup bersama kepala FKPD saat mengikuti upacara hari lahir Pancasila secara daring di ruang kerja Bupati Kaur, Selasa (1/6).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Wakil Bupati (Wabup) Kaur, Herlian Muchrim ST, bersama Wakil Ketua II DPRD Kaur, Sekda, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, Pabung 0408 BS/Kaur serta Kepala Kesbangpol Kaur menghadiri upacara hari lahir Pancasila secara daring di ruang kerja Bupati Kaur, Selasa (1/6).

Usai mengikuti upacara yang dipusatkan di Gedung Pancasila Jakarta yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo itu, Wabup Kaur menegaskan, beberapa hal yang penting untuk dipahami dalam peringatan hari lahir Pancasila.

Sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI dalam pidatonya yakni tentang pentingnya mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara, walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi pancasila tidaklah semakin ringan. Ditengah pedemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini selain globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

“Justru, yang harus diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi. Termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi,” kata Wabup.

Wabup juga berpesan, salah satu langkah untuk memutus mata rantai Covid yang menjadi momok bersama yakni sama sama menjaga kesehatan. Serta mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Masyarakat diminta tidak abai dan tidak cuek dengan kondisi yang ada.

Apalagi saat ini jumlah warga Bengkulu yang terpapar Covid terus mengalami peningkatan. Tentunya dengan upaya, upaya pencegahan penularan seperti 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker dapat menekan angka penularan Covid. Selain itu warga juga diminta tidak takut di vaksin.

“Vaksin merupakan salah satu langkah mengebalkan tubuh dari virus, sebelum didistribusikan vaksin juga sudah melalui beberapa kali uji klinis dan dipastikan aman untuk kesehatan,” tandasnya. (618)