Hadiri Pelantikan AEKI, Plt. Gub Berharap Kopi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Hendrik/ Bebby Hussy selaku ketua AEKI Bengkulu memberikan cinderamata kepada Plt Gubernur Rohidin Mersyah dan didampingi oleh Wakil Ketua AEKI pusat Franoto Sunarto.
Hendrik/ Bebby Hussy selaku ketua AEKI Bengkulu memberikan cinderamata kepada Plt Gubernur Rohidin Mersyah dan didampingi oleh Wakil Ketua AEKI pusat Franoto Sunarto.

Bengkulu, Bengkulu Ekspress -Asosiasi Eksportir Dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) menggelar pelantikan pengurus AEKI Provinsi Bengkulu masa bakti 2018-2023. Dalam kegiatan itu Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, agar nantinya DPD AEKI Bengkulu nantinya dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Secara langsung kedepannya AEKI akan meningkatkan pendapatan daerah karena masyarakat Bengkulu banyak yang menjadi petani kopi. Dan AEKI inilah nantinya yang akan menjembatani para petani kopi nantinya,” pungkas Rohidin Mersyah dalam sambutannya Selasa (27/2).

Ia menambahkan, yang harus kita ketahui bahwa kopi Bengkulu masuk peringkat 3 Nasional dari segi produksi. Dan kopi Bengkulu selalu masuk 5 besar untuk kualitas terbaik di Indonesia. Selain itu, Kopi kita masih organik karena masih alami ditanam di daerah kita.

Selain Plt Gubernur kegiatan itu dihadiri oleh Wakil ketua AEKI pusat Franoto Sunarto, Kapolda Bengkulu, Danrem, Danlanal, GM Pelindo, Kepala perwakilan BI Bengkulu, instansi pemerintah serta tamu undangan lainnya. Kegiatan tersebut digelar hotel Santika pada Selasa (27/2).

Bebbi Hussy selaku ketua AEKI Bengkulu yang dilantik mengatakan, pada awalnya saya tolak karena saya kurang memahami masalah kopi tetapi kalau batu bara saya paham.

” Impian saya nantinya Bengkulu menjadi penghasil kopi terbesar di Indonesia bahkan dunia. Karena saat ini kopi kita Bengkulu dikirim ke Lampung, membuat kopi kita dikenal dengan kopi Lampung,” terang Bebbi Hussy.

Bebbi mengatakan, petani kopi kita saat ini masih banyak yang miskin. Kondisi inilah yang membuat keberadaan AEKI harus memperhatikan hal itu.

” Saya yakin kopi Bengkulu bisa berjaya di masa mendatang. Kuncinya hanya sinergi dan kerja sama masyarakat antara AEKI, Pemerintah dan masyarakat,” tutup Bebbi Hussy. (HBN)