Guru PAUD Harus Tingkatkan Kreatifitas di Tengah Pandemi Covid-19

Foto IST/ BE – Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin saat Workshop Guru Kreatif (WGK) secara virtual, di Balai Raya Semarak, Jumat (24/7).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin meminta para guru meningkatkan kreatifitas untuk memberikan pendidikan dan pembelajaran ditengah Pandemi covid-19. Hal itu lantaran pendidikan anak pada saat pandemi harus tetap dilaksanakan, karena Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting sebagai dasar pembentukan karakter, akhlak, daya pikir kritis dan kreatifitas anak.

Menurut Derta, para tenaga pendidik harus mampu menuntun anak-anak usia dini menjadi generasi muda yang berkualitas dan memiliki karakter yang berakhlak mulia.

“Untuk itu, pendidikan harus tetap berlangsung saat pandemi Covid-19, tentunya dengan tetap mengedapnkan protokol kesehatan,” kata Derta saat Workshop Guru Kreatif (WGK) secara virtual, di Balai Raya Semarak, Jumat (24/7).

Derta Wahyulin

Derta menjelaskan, di era revolusi 4.0 nilai tidak lagi menjadi konsen utama dalam sebuah pendidikan. Pendidikan difokuskan kepada skill, kompetensi, karakter dan kepribadian. Saat ini, tenaga pendidik dituntut agar peserta didik memiliki keterampilan 4K yaitu kolaborasi, komunikasi, kritis, dan kreavifitas.

“Maka para guru khususnya guru PAUD diminta untuk lebih kreatif. Karena menjadi ujung tombak dari suksesnya tujuan pendidikan di era revolusi 4.0 agar terbentuknya pondasi awal penguatan jati diri untuk anak usia dini,” tuturnya.

Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BPPAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Provinsi Bengkulu Hendri Gunawan juga mengatakan, selama pandemi aktivitas PAUD mati suri. Karena itu agar PAUD tetap berjalan salah satu caranya adalah dengan mengedukasi orang tua/meyakinkan orang tua sehingga orang tua tidak was-was menitipkan anaknya di PAUD.

“Kami tidak mau ada PAUD yang tutup karena tidak ada kegiatan. Karena anak-anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, oleh karena itu perlu adanya kerjasama antara orang tua dan bunda-bunda PAUD untuk melaksankan pendidikan di rumah. Anak-anak bisa sambil bermain tanpa stres,” tutupnya.(HBN/ADV)